4 Perkara Dalam Alquran Dan Sunnah, Kajian Di Masjid Nurul Ikhlas

Pengajian bada Maghrib di Masjid Nurul Ikhlas yang beralamat di Jl Cemara Raya Perumahan  Teluk Purwokerto Jawa Tengah, pengajian rutin dilakukan setiap hari selasa malam rabu dengan pengisi kajian Ust Ibnu, malam ini membahas masalah 4 Perkara Dalam Al Quran dan Sunnah. Yaitu :

1) Aqidah (keimanan)
adalah keyakinan hidup yang dimiliki manusia, dengan berpedoman pada Al qurán dan sunnah. Jika aqidah benar, akhlakpun tentu akan baik.
Banyak ayat-ayat Alquran yang  turun di Makah,  tujuanya agar para penyembah berhala segera meninggalkan berhala ini dalam makiyah terkandung hal hal yang berhubungan dengan keimanan, ancaman. dan pahala serta kisah umat yang terdahulu.

2) Ibadah
Salah satu tujuan penciptaan manusia adalah ibadah,  yang terbagi dalam dua jenis :

1. Ibadah Mahdhah
Ibadah — amalan yang murni ibadah (khusus).

Contohnya : ibadah sholat, puasa, haji

2. Ibadah Ghairu Mahdhah
Ibadah — amalan yang diijinkan Allah walaupun belum ada dalil yang jelas memerintahkannya.

Contohnya : bersedekah, tolong menolong.

3. Akhlak
Bentuk jamak dari kata khuluk yang artinya tingkah laku.
Sifatnya tertanam dihati maka jika akhlaknya baik inshaa Allah tujuannyapun baik.

4. Muamalah
Hubungan manusia dalam berinteraksi sosial sesuai syariat.

Isi muamalah :

1) Hukum keluarga (waris, nikah, talak ,rujuk)
2) Ekonomi (pinjem meminjam, sewa)

Muamalah dijaman nabi berbeda dengan sekarang, karena jaman sekarang menggunakan kertas bukan lagi Dinar dan Dirham sehingga pandai pandai lah mengatur diri agar tak terikat dengan uang.

Alquran juga berisi tentang sejarah, karena beberapa hal :

1) Ayatnya mukjizat, gak bisa dipalsu, panjang pendek sama artinya bisa beda.

2) Sepanjang surat (114)  dan 6666 ayat bisa dihafal.
Syaratnya : otak encer dan tidak bermaksiat

Turunya ayat itu tidak langsung banyak tapi bertahap, Nabi dulu punya sahabat dan sekretaris yang menyimpan trusunnya ayat-ayat tersebut  (jaman Rasul masih menggunakan kulit kulit dan batu, kertas Cyprus lalu ditumpuk). Abu Bakar tidak mau mengurutkan kalau gak diperintah nabi. Ummar Bin Khatab yang punya kemauan, mengumpulkan diurut belum selesai umarnpun wafat . Diteruskan oleh Ustman Bin Affan, dicetaklah pertama kali dengan nama Mushaf Ustman. Alfatihah adalah umul Qur’an (induk pembuka)

3) Isi Alquran memiliki sejarah yang tinggi

4) Bisa menyebut kejadian yang belum terjadi dan akan terjadi, contoh gunung itu sebetulnya bergerak (dan sangat halus seperti awan)

5) Bahasannya sangat indah, contoh : makan untuk satu orang beda kata makan untuk dua orang.

 

Wallahualam Bishawab


Komentar dan Tanggapan: