Resume Hasil Bimtek PKDRT Tingkat Kelurahan Teluk

Sabtu, 16 November 2019 lalu sebetulnya kegiatan Bimtek ini diadakan dengan nara sumber Ibu Yuli Astuti, SH dan Ibu Rita Indrawati dari Pokja I Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas. Saat ini PKDRT sdh diganti dengan PAAR.- Pola Asuh Anak & Remaja Dengan Penuh Cinta & Kasih Sayang,  dan sudah disosialisasikan sejak 2 th lalu.

PAAR sebagai upaya pembinaan karakter yang baik, dalam pelaksanaannya dibentuk KPK (Kader Pendamping Keluarga). Sasaran PAR : anak usia 0-18 th,
PAR memiliki 4 prinsip (Prinsip hak anak) :

1. Hak Hidup
2. Hak Tumbuh dan berkembang
3. Hak Perlindungan
4. Hak Partisipasi

7 kader pendamping keluarga :
1. Kader PKDRT
2. Kader Pencegahan kekerasan terhadap anak
3. Kader pola asuh anak
4. Kader Bina Keluarga Balita
5. Kader Posyandu
6. Kader TPQ
7. …?
*

Orang tua sudahkah mendengarkan suara anak? Apa yg diinginkan oleh anak?, jika perlu sampaikan kebutuhan fasilitas untuk anak, usulkan dalam musrenbang (partisipasi). Ketua RT biasanya dalam rapat-rapat  RT  masih membahas seputar pembangunan jalan, got/saluran, ronda, dll, blm membahas tentang kebutuhan anak, sekarang RT hendaknya merencanakan program upaya bagaimana agar anak-anak dapat bermain dengan penuh kasih sayang bukan dengan HP. Misal, ketua RT dpt membuat program pembangunan taman bermain untuk anak, spy anak2 tdk bermain terlalu jauh.

Terapkan Gerakan 18-21.

Gerakan 18-21 hrs didukung penuh oleh warga RT Anak anak dicegah dari keluar rumah sejak pkl 16-21,
anak tdk keluar rumah, tapi berkumpul dg kekuarga dengan penuh kasih sayang, belajar atau mengaji, dan pd jam tsb tdk menghidupkan TV, tdk ada anggota keluarga yg bermain hp.
Orang tua bisa mendampingi anak belajar, bercerita/mendongeng, atau bercengkerama.

PKDRT
[Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga]

Kegiatan pkdrt diantaranya yaitu PAR (Pembinaan Anak & Remaja)
1). Bela negara
contoh : bagaimana menjaga bendera merah putih – mengibarkan bendera, cara menyimpan bendera, menghormati bendera (bendera lusuh tidak boleh dikibarkan)

2). Ikut dawis, PKK, ronda dll.
3). Cinta/beli produk dalam negeri

Tanamkan lagu kepada anak :

📌Sentuhan boleh 2x
Kepala tangan, kaki….
Karena sayang 3x

📌Sentuhan tidak boleh 2x yang tertutup baju dalam,….
Hanya diriku 2x
yang boleh menyentuh.

*

Contoh bentuk KDRT
1) Kekerasan fisik :
Pemukulan yg menimbulkan luka
2) Non fisik/verbal :
Kekerasan dg kata2 kotor (kebun binatang), tekanan shg menimbulkan trauma dan membunuh karakter (kepribadian) seseorang
3) Kekerasan seksual, *hub sek dilakukan dg tdk nyaman, *Pemaksaan sex krn untuk pemenuhan ekonomi, trafiking,
4) Kekerasan dengan penelantaran ekonomi,
Suami tdk memberi nafkah kpd istri & anak.

#Faktor munculnya KDRT

1. Fak ekonomi
2. Kurang komunikasi
3. Fak pasangan, jaman sekarang adanya pil atau wil.

#Cara penanganan jika terjadi KDRT

1. Musyawarah dlm keluarga
2. Dibutuhkan dukungan secara penuh terutama dari keluarga korban
3. Melaporkan kpd aparat (RT)
4. Diadakan pendampingan kpd korban oleh tim pkdrt kabupaten, jika terbukti dan menimbulkan trauma.
5. Rumah aman, yaitu rumah singgah bagi korban KDRT selama menjalani pendampingan, jika dibutuhkan. Dimana rumah aman? Ada disetiap wilayah, namun terbatas hnya tim yg mengetahui.
*

TUGAS kader pendamping PKDRT

1. Mencegah kdrt,
Bukan ikut campur
urusan rmh tangga
2. Pkdrt hnya sampai
rw, untuk mengetahui ada atau tidaknya kdrt di lingkungan kita, ada baiknya rw meminta data kpd rt, bukan untuk melaporkan, tetapi untuk diketahui brp jumlah kdrt sbg bahan evaluasi oleh pkdrt.

Tim pendamping kekerasan dalam rumah tangga kel teluk telah dibetuk thn 2014, namanya RIAS = Rukun Itu Agawe Santoso. Terbuka 24 jam untuk menerima informasi & laporan adanya KDRT di wil Kelurahan  Teluk.


Komentar dan Tanggapan: