Rapat Kerja Taknis Tahapan Pemilu Panwaslucam Purwokerto Selatan Dengan Pengawas Pemilu Kelurahan Dan PTPS Sekecamatan Purwokerto Selatan

Rapat Kerja Taknis Tahapan Pemilu Panwaslucam Purwokerto Selatan dengan Pengawas Pemilu Kelurahan dan PTPS Sekecamatan Purwokerto Selatan akhirnya  serentak dilaksanakan, untuk PTPS Purwokerto Selatan sendiri dimulai sekitar pukul di 08.15 WIB (tentu tidak sesuai dengan jadwal diundangan ya) karena memang kita tinggalnya di…. Indonesia!. Sembari nunggukan jadi bisa pepotoan dulu nyobain topinyah. 😀

Dibuka dengan kekhasan suara  seorang ibu yang santun bernama Sri Imbarningsih dengan beberapa acara seperti :

I. Pembukaan
Dibuka dengan membaca Basmallah oleh pembawa acara

2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya & Mars Bawaslu

3.  Pembacaan Surat Keputusan Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Purwokerto Selatan
Dibacakan oleh Bu Siwi Reni Dewi Sinta Arum Sari tentang Penetapan Pengawas Tempat Pemungutan Suara Kecmatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah Pada Pemilihan Umum Tahun 2019.
4. Pengambilan sumpah janji PTPS susulan (pengganti sebelumnya sebanyak 4 orang).

5. Pembacaan Pakta Integritas
6. Menyanyikan lagu Bagimu Negri
7. Sambutan Ketua Panwas Kecamatan Purwokerto Selatan Bapak Achmad Pujiyanto, S.Pd

 

Purwokerto Selatan memiliki  TPS sejumlah 212 ini  sempat viral karena salah satunya melanggar Pakta Integritas. Diharapkan dengan 2x pembacaan pakta integritas kali ini lebih menyadari bahwa yang sudah dilantik itu netral, artinya tidak boleh berpihak (hanya untuk diri sendiri). Tentunya harus siap menjadi ujung tombak ,terlebih Pemilu tinggal 5 hari lagi, sedangkan  kampanye 2 hari lagi. Banyak yang melanggar ketentuan seperti ditemukannya 4000 amplop. Ini harus ada saksi dan alat bukti,termsuk daftar nama penerimanya agar dapat ditindaklanjuti lebih lanjut.

**Tahap persiapannya pengiriman logistik dari KPU & PPK di Agus Salim Karang Pucung
**Apel akbar hanya perwakilan saja perkelurahan (1 perwakilan).
**Sabtu itu hari terakhir kampanye, akan ada pengerahan massa.
**Selanjutnya hari tenang, tenang bagi masyarakat sibuk bagi pengawas.
**Kita sebagai penyelenggara berkewajiban membersihkan seluruh alat peraga.
**Selasa 16 April, menyambut datangnya longstick lalu pengecekan di TPS masing masing.

3 lokasi  TPS yang rawan : Lokasi dekat dengan calon, tim sukses dan tim kampanye.

8. Dilanjutkan pembacaan doa oleh Pak Sukamto.
9. Penutup, rangkaian jumlah janjipun selesai. Ditutup dengan hamdallah bersama.

Coffe break

09.30 Masuk untuk pengisian materi dari Pak Ambar Suroso Div Organisasi & SDM Panwaslucam Purwokerto Selatan, tentang Pengawas Tempat Pemungutan Suara PTPS 2019

Sebelumnya mencoba aplikasi  Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) 2019  terlebih dahulu, namun sayang belum siap rupanya sehingga foto yang dikirim berakhir dengan error. Bukan karena hp ga support apalagi ga ada kuota lo ya, eheheh.

Lanjut ke materi deh …

Menjadi panwas syarat utamanya harus netral, Panwas harus menjaga integritas dan netralitas. Sehingga jika terjadi pelanggaran Panwascam tidak main-main untuk menindaklanjuti. Kemudian Beliau meminta salah satu PTPS yang pernah mengikuti simulasi di Kelurahan Teluk untuk maju kedepan memberikan sharing tentang apa yang dilihatnya (thanks Mas Danu Tri Sukma).

Noted!

** Harap diingat bahwa pemotretan C Plano, setelah ada alamat PPS,  Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten. Kolom bawah hasil pengisian dan tanda tangan KPPS dan saksi (PTPS disini tidak tanda tangan).

** Tugas, Wewenang, Kewajiban, pelarangan sudah dibahas ,  lanjut form A sebagai alat kerja.
**Jika TPS ada yang belum siap, harus dicatat dalam buku kecil (form A).
** Logistik harus dilokasi karena ada Linmas tidak boleh dibawa pulang (hanya mengarahkan saja dengan tujuan menghindari pelanggaran).
** Pada hari H apakah surat suara kurang, kotak suara tidak terkunci, misalnya dll masuk dalam catatan form A (jika tidak diperbaiki).

**Jika terjadi surat suara yang tertukar dikotak lain, maka dibuat catatan tersendiri.

** Tugas dihari tenang, menertibkan APK.

Pukul 11.00 WIB  Pergantian materi sebelumnya diberikan blanko form A untuk laporan masing-masing PTPS.

Tentang Laporan Hasil Pengawasan Pemilu oleh Bapak Achmad Pujiyanto, S.Pd

Tahapan yang diawasi, bisa jadi logistik, penghitungan suara untuk nomor surat tugas  tidak perlu diisi. Bentuk pengawasan distribusi logistik tujuannya mengawasi agar jumlahnya tepat waktu dan sasaran. Pengiriman logistik minimal 1 hari sebelum hari H. Kotak suara harus berada dilokasi TPS, negara sudah membayar 2 Linmas untuk menjaga kotak suara. Setiap terjadi pelanggaran harus diuraikan dalam form A.

Noted!

** Wilayah kecamatan kota hari ini belum terdistribusi karena dari KPU diperpanjang  hingga tanggal 12 April 2019
** Mencatat jenis logistik dalam kotak dan diluar kotak (dicentang ada/ tidak).
** Jam 7 mulai jika saksi sudah datang, maka PTPS harus ikut mengawasi jenis logistik dalam kotak.
**Daftar hadir, ttd difoto,  untuk form  A5 daftar hadir tersendiri.
**DPK tidak terdaftar dalam DPT,  bisa ikut memilih  hanya diwilayah domisilinya, manakala surat suara masih ada,  jika habis dialihkan ke TPS terdekat (pun harus wilayah domisili yang bersangkutan).
**Perhitungan suara harus tepat pukul 13.00 karena estimasi 1 orang = 5 menit.
**DPTB harus membawa A5
**Dilarang memberikan hasil kepada pihak lain selain tim KPU, untuk partai bisa tanyakan saksinya.

Pengisi Materi berikutnya dari  Bawaslu Kab Banyumas : Saleh Darmawan (monitor pukul 11.35).

Berhasil tidaknya Pemilu ada ditangan PTPS, untuk itulah diadakan 2x Bimtek. Ilmu dari Bawaslu RI harus sama dengan PTPS. Harus memahami potensi pelanggaran dalam pemungutan suara, seperti :

1) Data Pemilih (DPT, DPTB, DPK). Berapa surat suara yang harus diberikan pada A5 tersebut?

2) Logistik Pemilu
Kemungkinan besar akan mengalami kekurangan, cadangan surat suara hanya mengatur 2% untuk DPT karena aturan sekarang 2% nya tersebut bukan dari TPS . KPU pun sudah mengalami pelanggaran dari sisi tidak tepat waktu, karena hingga detik ini belum sampai.

3) Logistik yang ada sudah terpenuhi atau tidak, karena H-1 harus sudah ada di TPS.

4) Netralitas penyelenggara pemilu, misal KPPS megang caleg tertentu

5) Proses pemungutan suara

6) PTPS tidak langsung merekomendasi akan tetapi analisa.

7) Rekapitulasi perhitungan suara, jika ada perselisihan hasil dari PTPS sehingga harus mengarsipkan dengan baik. Sehingga diharapkan secermat mungkin dalam pengisian C1 salinan maupun plano.

Materi lebih luas dan rinci dapat dibaca pada Buku Saku PTPS 2019 yang telah diberikan.  Semoga 17 April 2019 nanti semuanya sehat, aktif dan produktif sehingga dapat berjalan dengan lancar dan pemilunya Sukses!!! Salam Awas Penuh Semangat!!


Lanjut antrian makan siang dan pulanggg, cekrek!!


Komentar dan Tanggapan: