Belajar Dirumah? Lakukan Aktifitas Yang Efektif

Beberapa hari ini sikaka yang masih duduk dibangku SD mulai diliburkan alias belajar di rumah, karena seluruh  ruangan dipakai try out kakak kelas.  Kalau sudah begini harus segera mensiasati hal-hal apa saja nih yang harus dilakukan agar tetap bisa berdamai dengan keadaan saat belajar di rumah. Karena namanya saja anak lebih dari satu. Biasanya kalau lagi ngumpul seru, dan yang paling dikhawatirkan itu kalau sudah berantem rebutan inilah itulah, hihi mana tipikal masing  masing anakkan berbeda ya. Ada yang cuek saja saat ditegur, ada yang tipe pendendam ada ada saja pokoknya.

Lalu bagaimana mensiasatinya agar belajar di rumah tetap efektif, yuk lakukan aktifitas yang efektif seperti :

1. Berkebun

Berkebun ini identik dengan bermain tanah ya, jangan takut kotor bun kalau sudah main tanah karena justru permainan ini baik untuk tumbuh kembang mereka. Anak jadi lebih kreatif dan mengembangkan idenya, seperti saat sikakak penasaran dengan singkong ko umbinya dibawah tanah kenapa tidak berbuah dibawah daun? sikecilpun mengiyakan dan akhirnya mereka penasaran dibongkarlah pohon singkong yang belum banyak umbinya. Dapatlah mereka singkong kecil setelah bersusah payah mencabutnya. Lalu merekapun beralih kelahan sebelahnya, menyaksikan batang singkong yang distek untuk ditanam. Sibalita yang belum terlalu paham malah asik mengumpulkan daunnya, untuk dimasak Bunda katanya. 😀

 

 

2. Berolahraga

Aktifitas ini adalah hal yang paling mudah dan menyehatkan sebenarnya, namun tak sedikit yang malas melakukannya entahlah sayapun merasakannya sendiri. Makanya sebagai orang tua saya ikutkan mereka club agar bisa fokus berolahraga dibidang yang disukainya. Karena olahraga di rumah ya paling sebatas bersepeda dan jalan kaki keliling komplek.

 

3. Memasak

Nah ini juga sebenarnya mudah dilakukan, baiknya lagi sekalian diajak kepasar atau warung terdekat. Ajak sikecil memasak hasil belanjaannya tadi. Awalnya pasti mengeluh, namun jelaskan saja bahwa ini bagian dari proses. Untuk itulah mengapa kita harus menghargai makanan, karena memasaknyapun tak semudah yang dibayangkan. Belum lagi drama setelah memasaknya, jadi harus dibiasakan belajar bekerjasama. Ada yang menyiapkan meja makan, ada yang mencuci setelahnya dan ada yang memasak.

4. Berkreasi (kreatifitas)
Nah anak-anak biasanya memiliki imaginasi lebih tinggi loh sampai-sampai melihat box nganggur saja ada saja idenya untuk dibuat celengan misalnya atau setiap menemukan kertas lipat nyelip, bikin dompet kertas misalnya, walaupun ujung-ujungnya ya dibuang juga namun biarkanlah mereka mengekspresikan apa yang ada dalam otaknya.  Ini hanya salah satu contoh medianya saja, media lain tentu masih banyak lagi yang dapat dieksplor.

Untuk sementara 4  hal diatas sudah cukup mewakili sebuah aktifitas yang efektif disaat liburan atau belajar di rumah melanda.  Hal lain tentu masih banyak lagi ya bunda tinggal dikembangkan sesuai kondisinya yang penting para generasi maju ini tetap dapat  beraktifitas sesuai usianya dan dapat meminimalisir penggunaan gadget yang dimilikinya. 🙂

 


Komentar dan Tanggapan: