Mengkonsumsi Buah, Baiknya Sebelum Atau Sesudah Makan Ya?

Sebagai generasi maju penikmat segala macam buah-buahan, rasanya ada yang hambar dimulut jika sehari tak mengkonsumsinya. Apalagi anak-anak, pasti nanya “buahnya mana Bunda….!!” Walaupun kadang kepepet hanya satu jenis saja misalnya (untung jarang sekali terjadi hal semacam ini). Karena mengkonsumsi aneka  buah sangat dibutuhkan oleh tubuh, sangat baik,  tak ada ruginya, tak ada efek samping apapun kecuali dompet yang mungkin kian meringis 😛

Nah mengkonsumsi buah ini sebetulnya lebih asik dijadikan cemilan saja Bund, tidak berbarengan dengan makan utama. Jikapun berbarengan sebaiknya tetap berjeda, tidak langsung sehingga asupan nutrisi yang masuk dapat terolah dengan sempurna. Jadi teringat saat dulu, saat dikondangan,   dimanapun makan buahnya setelah makan utama jadi sudah dibiasakan dan terbiasanya makan buah setelah makan ya. Padahal sebetulnya? memang  lebih baik lagi sebelum makan. Karena kondisi perut lapar  jika mengkonsumsi buah lebih mudah diserap dengan bantuan enzim khusus, sebaliknya jika setelah makan utama, sistem cerna justru lebih sibuk menyerap nutrisi dari makanan utama yang masuk tersebut sehingga   sibuahpun menjadi tertimbun didalam lambung. Akibatnya perut menjadi kembung dan terasa kenyang, bersendawa.

Lalu jika setelah makan apakah salah? seperti tertulis diatas jika mengkonsumsinya setelah makan baiknya diberi jeda terlebih dahulu 1-2 jam (tidak langsung ya) agar kadar kalori dan gula yang dikonsumsi tersebut tidak melebihi yang dibakar oleh metabolisme tubuh menjadi energi, karena jika kelebihan akibatnya akan menimbulkan gangguang kesehatan. Jadi paham ya Bunda? tidak ada larangan dan waktu khusus hanya sebaiknya memang sebelum makan utama, dan jika setelahnyapun tak masalah asalkan berjeda. Semoga paham ya Bunda, semangat memberikan nutrisi terbaik untuk para generasi maju.

 


Komentar dan Tanggapan: