Seperti Apa Sarapan Sehat Itu? Yuk Ikuti Resume Pendidikannya!

Alhamdulillah, dapet ilmu baru nih yang tanpa perlu bayar tiket masuknya. Hihi, ya iyalah karena memang sudah ada sponsornya sehingga ilmu yang dipaparkan juga berkait dengan sponsor produknya sehingga harapannya agar mitos yang berkembang selama ini dapat dicerna sebaik mungkin, tanpa ditelan mentah-mentah betuuulll…. itulah mengapa belajar itu penting. 😀

Yups, sangat menyenangkan sekali jika SDN 5 Teluk yang beralamat di Jl Cemara Raya Teluk Purwokerto ini terpilih menjadi salah satu salah satu yang terpilih untuk program pekan sarapan sehat, tujuannya tentu saja untuk mengedukasi siswa siswi serta orang tua agar lebih rajin sarapan. Nah untuk pelaksanaanya dimulai besok hari Sabtu (21/07/2018)  nih, sedangkan edukasi orang tuanya dimulai hari ini yang langsung diberikan oleh ahli gizi dari Pergizi Pangan  IPB Bogor, Prof Ike. Sedangkan dari Indofood ada mba Dwi beserta rombongan juga dari mahasiswa Ilmu Gizi Unsoed.

Pendidikan Sarapan Sehat

**Sarapan sehat adalah sarapan yang harus memperhatikan 1/3 makan kita (30%) dalam sehari, artinya entah itu saat sarapan,makan siang atau malam diharapkan memenuhi :

Karbohidrat (Nasi, Roti, Kentang)
Protein (Tahu, Tempe, Ikan, Daging dll)
Sayur/ Buah
Minuman (Putih, susu, dll)

**Kapan waktu sarapan? sebelum jam 09.00 pagi.

**Alasan ibu perkotaan  yang tidak mengutamakan sarapan :
59% anak sulit bangun
19% anak suli5 diajak sarapan
10% buru buru
6% khawatir anak terlambat sekolah

**Tips agar anak sarapan tidak terburu buru :

1. Membiasakan anak tidur sebelum jam 21.00
2. Membiasakan anak makan malam tidak lebih dari jam 19.30
5. Buat sarapan menarik, bergizi, aman dan enak
6. Berikan contoh yang baik pada anak (bangun pagi, sarapan bersama dll)
7. Bila anak tidak sempat sarapan, sediakan bekal sehat atau berikan jajan disertai pesan penggunaannya.

**Mengapa sarapan itu penting?
1. Menjaga agar tubuh tetap sehat dan kuat
2. Meningkatkan kosentrasi dan daya ingat
3. Meningkatkan semangat dan prestasi belajar
4. Mencegah jajan sembarangan
5. Melatih disiplin dan kebersamaan.

Tidak sarapan dapat  melahirkan generasi lemah, rentan sakit dan masa depan yang suram juga menimbulkan PTM (Penyakit Tidak Menular).

Contoh alternatif sarapan (sekaligus menu saat pemberian materinya nih, plus goodie bag nya :P)

Sarapan mi instan diatas ada sayur dan proteinnya, dan sebaiknya mengkonsumsi mie instan dan sumber pangan lain tidak tunggal artinya harus divariasikan dengan lainnya.

**Penyebab jajanan tidak aman :
Bahaya fisik (contoh : diare berjamaah akibat food born desease, cuci piring dalam wadah yang sama bukan diantara air mengalir).
Bahaya biologis (contoh : es balok sumber mikroba)
Bahaya kimia (pewarna textil, pengawet borak).

**Tips memilih jajanan aman :

1. Aroma, rasa dan bentuk berubah.
2. Beralat, kotor, berjamur.
3. Kemasan rusak
4. Warna mencolok

** Label halal yang asli ditengahnya ada tulisan halal dan lingkarannya hijau bertuliskan MUI.

**Isi piringku 1/3 nasi, 1/3 sayuran, 1/3 nya lagi (lauk dan buah).

**Takaran maks harian : gula 4 sdm, 1 sdt garam, 5 sdm minyak.

**Minum air putih 8 gelas/hari.

9 pesan gizi seimbang :

  1. Bersyukur
  2. Biasakan mengkonsumsi aneka ragam makanan
  3. Biasakan mengkonsumsi 3x sehari bersama keluarga
  4. Biasakan mengkonsumsi ikan dan sumber protein
  5. Banyak makan sayur hijau dan buah berwarna
  6. Biasakan membawa bekal makanan dan air putih dari rumah
  7. Batasi konsumsi makanan cepat saji dan jajanan yang manis, asin dan berlemak
  8. Biasakan menyikat gizi 2x sehari setelah makan pagi dan sebelum tidur kegiatan
  9. Hindari merokok

**Tanya jawab seputar mie instan :

1. Apakah mengandung lilin?
Mi tidak mengandung lilin sama sekali.
Mi tidak saling melekat satu sama lain (menggunakan minyak)

**Bahayakah air rebusannya?

Dalam air rebusan mi justru terdapat banyak mineral dan vitamin terlarut.

**Apakah kandungan pengawetnya tinggi?
Mi instan awet karena kering, pengeringan mi dilakukan dengan penggorengan dengan minyak dan udara panas (air drying). Penggorengan dilakukan pada suhu tersebut dapat dipastikan tidak ada mikroba yang bertahan hidup (kecuali mi basah).

**Kandungan apa saja dalam mi instan?

Natrium pada mi instan sekitar 600-1200 mg perporsi tergantung jenis mie sehingga dianjurkan tidak lebih dari 2 bungkus perharinya.

**Apakah aman dikonsumsi setiap hari?

Aman selama tidak dikonsumsi tunggal, harus disertai sayur dan protein lainnya.

**Apakah mi instan mengandung msg?

Betul dan aman untuk dikonsumsi jika sesuai dengan takaran standarisasi sesuai BPOM.

**Mi instan konon penyebab kanker?

Penelitian sejauh ini belum menemukan hal demikian,  justru senyawa karsinogenik terdapat dalam minyak yang digoreng berulang (lebih dari 2-3x).

**Msg takarannya menurut Bpom :

Dewasa –) 0,8 – 2 gr sehari
Anak dibawah 12 th –) 1 gr

**Masalah sarapan anak :
17-59% tidak sarapan
23,7 % hanya sarapan dengan karbohidrat
4 dari 10 anak Indonesia sarapan kurang energi
7 dari 10 anak Indonesia kekurangan gizi sarapan yaitu <15% AKG harian 15 zat gizi
Anak kita termasuk yang mana nih? 😀

Semoga dengan edukasi ini, umur kita menjadi lebih panjang (sehat) kualitas pendidikan lebih tinggi dan mapan sehingga generasi sehat dengan bangsa yang kaya (maju) dapat tercipta.

Yeay… semangat….!!

 


Komentar dan Tanggapan: