Tahap apa saja yang dijalankan saat pengujian SIM dilapangan?

Jadi hari yang bersejarah nih judulnya, gegara SIM mati perpanjang udah ga bisa jadi harus bikin baru dong ya. Baiklah…yang dilakukan pertama kali adalah foto copy ktp dan KIR kesehata dengan biaya administrasi Rp.40.000 Kalau di daerah Purwokerto pelaksanaan KiR nya di Polres Banyumas. Antrilah seperti biasa untuk mengukur tinggi badan dan membaca. Setelah dapat formulirnya registrasilah dengan formulir seperti dibawah ini :

Nah setelah ini ya lanjut tes ditempat yang sama namun diluar ruangan. Hihi disini nih serunya, karena ternyata ujiannya itu berat bo!!

Ujian diadakan melalui 5 jalur, sebelum memulai pastikan kita berhelm (diklik), spion lengkap, lampu nyala ya! 😁

Jalur 1 : ujian start lurus saja, dan berhenti saat ada tulisan rem. Jangan lupa injakan kaki yang kiri saat berhenti ya.

Jalur 2 : Ujian dengan jalan zig zag melalui patok, pergunakan rem kiri dan starter perlahan saja dengan tangan kanan.

Jalur 3 : ini yang agak susah karena mengitari angka 8 sebanyak 3 putaran, dengan dikelilingi talang talang kecil yang ga boleh jatoh.

Jalur 4 : Kesannya gampang, hanya lurus belok kanan atau kiri ikuti petunjuk pak polisi namun remnya ga boleh sembarangan melainkan harus pas mau belokan (kanan atau kiri tergantung aba-aba pak polisinya dengan kecepatan minimum 25km) yes minimal 2x rem (kanan-kiri harus barengan). Ufh…gampang-gampang susah.

Jalur 5 : Jalur paling mendebarkan, hahha…karena uji berbalik arah membentuk huruf U sempit dan dikatakan lulus bila saat melalui kanan dan kiri tidak menjatuhkan palang, tidak sampai turun kaki kirinya. Penulis saja belum lulus percobaan ini dan rasanya memang luar biasa, mendebarkan! 🙂


Komentar dan Tanggapan: