Bersalin Gratis Bersama Ibu Bergerak Foundation

Repost dari Fb Bu Bidan Mugi Rahayu yang hatinya seperti malaikat, semoga senantiasa diberi kesehatan agar terus bergerak menolong bumil hingga persalinan lancar, bayi dan ibunyapun sehat.

SMS itu terkirim
“Assalamualaikum, bagaimana kabarnya ibu, pak? Kemarin tidak kontrol nifas ada apa?”

Si pemilik nomor yang saya hubungin adalah sesebapak, suami ibu yang dua minggu lalu bersalin di klinik.

“Waalaikumsalam. Maaf bu, saya belum sempat tempat ibu. Ini suami saya meninggal seminggu lalu. Mohon maaf belum bisa melunasi biaya persalinan. Saya ndak punya uang.”

Begitu jawaban sms itu datang, hati saya jatuh. Teringat proses persalinan si ibu dan suami yang menungguinya. Dan suaminya ternyata sudah berpulang kepada pemiliknya seminggu setelah kelahiran bayi cantik itu.

Dua minggu lalu sang suami menitipkan uang 200ribu untuk biaya persalinan anak keduanya dari istri keduanya itu. Beliau mengatakan akan melunasi seminggu kemudian. Kerjanya serabutan apapun dia lakukan. Tapi qodarullah, kecelakaan itu merupakan akhir dari hidupnya. Innalillahi wa innailaihi rojiuun.

____
Tampak perbedaan usia cukup banyak ketika sekilas memandang pasangan suami istri itu. Ternyata memang bedanya 20 tahun lebih.

Saat persalinan, suaminya menunggui.bahkan saat istri mengalami perdarahan cukup banyak, ia ikut menenangkan meski bolak-balik.keluar kamar bersalin. Alhamdulillah perdarahan berhenti dan keadaan ibu stabil.

Selesai ibu dipindahkan ke kamar perawatan, suami terlihat keluar. Si ibu ditunggui ibu kandungnya dan anak pertamanya yang cerdas. Satu hari ditunggu, suaminya belum pulang. Dua hari, pun belum ada kabar. Saya katakan pulang dulu saja, tapi ibu tidak mau. Hingga hari ketiga, ibu itu berurai airmata bercerita.

Siang itu setelah bersalin, suaminya ijin pulang ke kampung di atas gunung. Sedianya ia akan mengambil uang untuk biaya persalinan yang didapat dari hasil penjualan dua anak kambing yang digembalakan orangtua si ibu di kampung. Namun ternyata setelah mengambil uang, laki-laki itu tak pernah datang, tak juga pulang. Ia.menghilang tanpa kabar bagai ditelan.bumi. Telepon genggam miliknya pun ditinggal dirumah kontrakan begitu saja.

Perempuan muda itu menangis. Perih sekali hatinya. Perasaannya hancur berkeping-keping. Baru saja ia melahirkan anak keduanya dari lelaki itu. Dan terjadi perdarahan yang banyak dan mengancam jiwanya, tapi laki-laki itu pergi begitu saja tanpa kabar. Padahal dulu ia menentang banyak orang untuk menikahi laki-laki yang kerjanya pemulung itu, yang lebih pantas jadi ayahnya.

“Saya malu sama ibu. Saya kira dengan bertahan di sini, dia akan datang dan membawa saya pulang. Ternyata dia memang laki-laki jahat… Saya malu sama ibu, saya ingin pulang tapi gak punya uang… Mohon maafkan saya… Ibu sudah tolong saya banyak sekali..”
*_______*

Tidak ada cara lain. Biaya persalinan itu lunas. Sesama perempuan, rasa itu.bisa saya rasakan.

Perempuan tangguh dengan berbagai masalah. Ia tetap bertahan. Kalaulah ia menyerah, bagaimana nasib anak-anaknya?

Ancaman babby blues, depresi pasca persalinan semakin besar pada ibu-ibu semacam ini. Anak-anak itu terancam jika ibunya ‘patah’.

Apa yang bisa kita bantu?
Doa. Doakan setiap ibu pasca bersalin di sekitar kita itu dikuatkan Allah, karena kita lebih sering tak tahu masalah apa yang ia usung di pundak dan kepalanya.

Dan bantuan materi ini, semoga bisa membantu. Semua karena Allah. Tidak banyak, karena sesungguhnya ialah tabungan yang akan kembali kepada kita lagi.

Kami memberikan sedikitnya 3 persalinan gratis setiap bulannya (semoga bisa bertambah banyak dengan banyaknya dukungan yang diberikan) bagi penghafal Al Qur’an, ustad/ustadzah dan dhuafa. Satu program lama yang kami galakkan kembali karena begitu bermanfaatnya. Satu kehormatan bisa melayani manusia-manusia istimewa ini.

Wa/sms 08122950087 jika ada tetangga, saudara, teman yang tepat untuk mendapatkan program persalinan normal ini.

Bantuan dana bisa melalui #IbuBergerak Foundation di rekening bank Mandiri 1370002906002. Konfirmasi di 08122950087.

Bantuan itu InsyaAllah membantu lahirnya generasi yang lebih baik dimasa datang.

*sementara ini pemeriksaan kehamilan dan persalinan hanya di klinik BPM Mugi Rahayu. Semoga dengan bertambahnya dana, bisa bekerjasama dengan banyak bidan di banyak tempat di nusantara.

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas dan Maha Mengetahui.” (Al Baqarah 261)

Salam takzim
Mugi Rahayu

#HikmahKisahMaryam
#PERSALINANMARYAM

Barakallahu Fiik Bu Bidan dan tim medisnya. 🙂


Komentar dan Tanggapan: