Tabligh Akbar Majlis Talim Syifaul Qolbi : Mendidik Generasi Muslim Kids Jaman Now

Perdana menghadiri majlis talim di SMP Telkom Purwokerto yang beralamat di jl DI Panjaitan no.128 Purwokerto, alhamdulillah terasa sekali gaungnya bisa jadi karena bergabung langsung antara anak dan orang tua sehingga terasa riuh dan penuh. Alhamdulillah…acara dibuka dengan pembagian door prize spesial untuk para siswa dan guru yang hadir. Terasa ramai juga saat pembagian seperti pada umumnya pembagian hadiah lha yaaa you know (segala usia pasti heboh!). Saat masuk aula langsung deh dikasih snack dan kresek hitam untuk menaruh sepatu yang kita pakai biar ga kecampur dan keinjek-injek kali ya. 😀

 

 

Susunan acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Alquran membacakan surat At Tahrim oleh 6 siswa yang bernama : Anas, Prana, Abel, Alyssa, Riza dan Tsania. Acara selanjutnya sambutan dari kepsek : Bpk Widyatmoko yang mengucapkan terima kasih pada seluruh undangan yang hadir yang ternyata acara seperti ini memang baru pertamakali diadakan (sekolah baru soalnyah, baru angkatan kedua). Juga pada panitia, sponsor sehingga acara dapat berjalan dengan lancar insha allah sesuai tujuan acara yaitu pintar tekhnologi, cakap religi.

Tepat dipukul 13.40 pembicara Ust.Subki Al Bughury akhirnya rawuh juga dan langsung mengisi kajian disekolah yang keren (kreatif, energik, religius dan disiplin).mulai mengisi kajian dengan membaca ayat suci dan mengisi dengan sangat ringan namun cukup menyentil. Seperti ibu – ibu yang kalau dikagetin latahnya baca yasin menurutnya hihi. Liat wajah anak anaknya juga masha Allah…penghafal quran semua namanya jugakan Kids Jaman Now. Berharap anak anak jadi perhiasan dunia seperti tercantum dalam surat Al Kahfi. Kitapun harusnya takut meninggalkan generasi dibelakang kita (generasi yang lemah – ilmunya dan jasadnya) jadi harus dibentengi dengan generasi yang kuat imannya. Gurupun sama harus belajar Al-Quran dan mengajar Quran. Anak bisa jadi musuh dan fitnah juga jika anak tidak diberikan tarbiyah.

 


Pesan ustadz :
1. Cari ilmu yang barokah karena semakin banyak ilmunya semakin ringan rezekinya.
2. Dalam hidup harus ada team work, kerjasama dan biasanya orang orang yang mau dan membantu orang lain (cakap, twrampil).
3. Setelah punya ilmu harus bisa memimpin dan dipimpin. Seperti nabi Ismail yang akan disembelih ayahnya Nabi Ibrahim dengan ikhlas hingga menerima dengan ikhlas akhirnya digantilah menjadi domba. Anak tercatat selain prestasi buruk tentu prestasi baik. Karena sesuatu yang beda lebih dikenal orang.

Mendidik anak-anak tak hanya disekolah, di rumah justru lebih utama dengan cara mendampingi dan memotivasi dengan doa yang tiada putus, Insha Allah menjadi anak sholeh-sholehah yang dibanggakan hingga akhir jaman.
Aamiin, semoga bermanfaat. 😀


Komentar dan Tanggapan: