Ini Ternyata Bedanya Samyang Label Halal & Tanpa Label

Tau dong produk mi yang lagi ngehits asli Korea Samyang! Yeah….saya pernah review disini dan ceritanya nih kalau sisulung jualan ini abis mulu ga pernah sisa hihihi dasar ya abege sukanya yang pedes gilaks belum lagi suka ditambahin topping pedas lainnya. Saya juga ga habis pikir ko bisa semaniak ini padahal saya sendiri ga sanggup mengkonsumsinya. Baru icip sesendok saja sudah tak mampu menahannya huwah! mules, hahhaha….

samyang-nulisin

Nah ceritanya ada dua label nih Samyang ini seperti dalam gambar yang saya sertakan. Satu ada label halal satunya lagi tanpa silabel. Setelah saya telusuri *tsaah* ternyata yang membedakan adalah pengimpornya. Kalau versi label halal (HACCP) diimpor oleh Singapore, Malaysia, Australia dan USA. Sedangkan yang tanpa label diimpor oleh PT Korinus Bekasi dengan berat 140gr nah justru yang tanpa label halal ini malah tertulis jelas komposisinya seperti : tepung terigu, minyak kelapa, garam, pati kentang, minyak kedelai, bawang bombay bubuk, ekstrak ragi, bawang putih bubuk, lada hitam bubuk. Flake : wijen dan rumput laut.

Nah dilihat dari komposisi sepertinya sih aman saja ya walaupun sebaiknya memang ditambah label agar makin aman dikonsumsi. Namun tanpa labelpun bukan berarti haram ya, karena label itukan berproses apalagi diedarkan di Indonesia yang nota bene muslim jadi harusnya bisa baca dan tahu dong. Iya baca saja komposisinya diatas ituh. Nah versi label halal ini memang asli tulisannya, tak ada terjemahan versi indonesia alias asli korea semua. Jadi mungkin label halal untuk memperjelas saja karena kan ga semua orang bisa translate bahasa Korea  jika didistribusikan di Indonesia. So keduanya fine saja saya pikir.

Ada yang sudah mencobanya jugakan?





Komentar dan Tanggapan: