Mario Teguh : Salam Super Yang Bikin Publik Kedeur!

Tak ada badai tak ada hujan, seminggu ini publik dikejutkan oleh pengakuan Ario Kiswinar Teguh (30 tahun) yang mengaku anak biologis sang motivator fenomenal Mario Teguh. Seolah tertampar wajah cantik Bu Lina yang makin tak bersahabat dalam sorotan media, padahal ya santai saja Bu…jika memang tidak ada apa-apa tetaplah berjalan menemani Bapak dan menua bersama. ūüėÄ

Saya termasuk audience¬†yang suka sekali dengan kalimat-kalimat supernya Mario Teguh yang selalu memberi semangat dan seolah tak ada cela melihat kelugasanya dalam berbagi cerita. Belum lagi postingan di instagramnya bersama keluarga (terutama pasangan) yang sangat harmonis dan bahagia sekali. “Hidup ini untuk berbahagia dan kita tak mungkin sepenuhnya bahagia jika tidak sepenuhnya setia dan mesra dalam mencintai” Arrrgh sesuai kalimat¬†yang selalu diusungnya deh, super sekali!!!

Hanya saja saya juga agak¬†shock saat melihat sosok Ario dengan 4 bukti yang dibawanya kepublik bahkan masuk Hitam Putih Trans 7 Rabu kemarin. Berceritalah dengan gamblangnya tentang masa lalu dengan diperkuat akta, surat nikah, kartu kelahiran dan foto masa kecilnya. Duh…saya yang pada akhirnya ikut merasakan apa yang Ario rasakan *sentimentil* Ada apa ini…kenapa baru muncul disaat usianya 30 tahun? Ternyata menurut pengakuannya, dirinya sudah ditinggalkan MT sejak bercerai dengan ibunya diusianya¬†yang ke 7 tahun. Selanjutnya? pertemuan hanya berlangsung 2x saja dan Ario diminta menjauh dari kehidupannya. Hingga akhirnya benar-benar tak tahu dimana keberadaan MT. :(

mt-ario

Belakangan muncul istilah tes DNA kepublik dan itu ditantang pihak MT, konon sang ibu kurang merestui. Yah namanya seorang wanita…seorang ibu tentu lebih sayang kepada anaknya karena saya yakin ibu Ariolah yang paling tahu siapa bapak Ario, hehehehe…! Terlepas dari semua itu kalau saya pribadi lihat mata Ario dan bibirnya, sangat mirip dengan MT lalu kenapa harus tak diakui ya? belum lagi kemunculan adik MT yang lagi-lagi menguatkan alibi.

Padahal dengan mengakui masa lalu yang walaupun bernilai aib atau buruk sekalipun saya yakin tak akan mengubah imagenya (bisa¬†jadi malah banjir pujian dari¬†netizen bukan sebaliknya), sekalipun iya…ga akan lama ko karena kebenaran sampai kapanpun ya akan ditunjukan oleh sang pemilik Nya. Justru dengan tak mengakui dan menulis kalimat sanggahan lain yang akan makin mempersulit keadaan. Hati tak tenang, cibiran terus menghujam dan tentu akan lebih banyak lagi pihak atau saudara yang ikut terlibat hingga akhirnya makin komplekslah dan tak berkesudahan. ¬†Padahal dengan kejujuran apapun bentuknya akan terasa lebih indah dan tenang setelahnya.

**Semoga diberikan jalan terbaik untuk kebahagiaan semuanya**

Pic by : tribunnews





Komentar dan Tanggapan: