ATM Tertelan? Atau Sekedar Lupa Pin Lalu Keblokir? Ini Solusinya

Akhirnya merasakan tertelan ATM juga, hihihi….biasanya ini terjadi pada pembuatan ATM baru entahlah mengapa selalu begitu. Entah karena gaptek? ya bisa jadi itu salah satu faktornya juga. Saat pembuatan baru idealnya langsung dicek saat itu bersama customer service atau mungkin satpam dari banknya itu sendiri its oke! mereka dijamin amanah ko.

.P_20160816_144834_NT

Ceritanya saya sudah lama menabung di BNI Syariah namun ya sekedar menabung jarang penarikan, sekalinya mau narik eh kok malah tertelan gitu karena salah kode sepertinya padahal setau saya kode juga dari bank ybs deh. Hiks…akhirnya saya lakukan pencairan via buku tabungan saja deh. Ga taunya harus nunjukin ATM juga dan masukin pin juga. Owalah saya baru tahu nih, setahu saya dulu jika mau penarikan via buku tabungan secara manual ya ATM tidak diperlukan. Namun kali ini wajib! entah pengaturan setiap bank berbeda ya. Akhirnya saya buatlah terlebih dahulu dan itu lumayan lama karena yang antri juga ada beberapa. Pembuatan baru dikenakan biaya adm Rp.15.000,- sekitar 1-2 jam selesai dan untuk bisa digunakan transaksi via atm harus menunggu sekitar 15 menitan gitu deh ga bisa langsung pakai. Its oke! ikuti sajah, Alhamdulillah done.

Itu kejadian beberapa bulan lalu sebetulnya, nah kalau kejadian minggu ini Pin nya saya lupa. Itulah salahnya, idealnya jika sudah diberikan pin oleh pihak bank segera kita ganti dengan pin yang biasa atau mudah kita ingat. Ini efek kebanyakan pin diotak sampai lupa pin ATM BNI Syariah ku ini huhuhu…kucoba cek handphone ada pin dengan insial tertentu, kupakailah karena kupikir  ini pin ATM yang kumaksud eh ternyata masih salah. keblokir dah wkwkwk. #Kacau

Berhadapan lagi dengan customer serviceu  untung CS nya berbeda dengan yang menangani ATM saat tertelan. Kalau masih ingatkan saya yang malu, hahaha!! Ternyata lebih mudah penanganan ATM yang keblokir loh, hanya sekitar 15 menit selesai. CS hanya akan me reset  dan meminta kita memasukan pin baru, nah ini dia yang saya tunggu. Menggunakan pin sesuai yang kita inginkan, saya samakan saja dengan ATM bank lain yang saya miliki biar memory diotak ga bingung lagi. Alhamdulillah, done again.

Hal yang terpenting adalah membawa buku tabungan dan KTP untuk mengurus itu semua dan sekilas CS akan menanyakan hal mendetail tentang data diri kita yang tak terdapat di KTP mungkin tujuannya agar sipembuat pin adalah benar orang yang dimaksud bukan orang lain (menghindari pemalsuan identitas atau apalah namanya). Sekian pengalaman sederhana saya semoga bisa dimanfaatkan oleh pembaca yang mungkin mengalami hal yang sama. 😀





Komentar dan Tanggapan: