Botol Pigeon : Design Menarik Walau Tutupnya Mudah Lepas

Sejak Anindya mulai ngedot diusianya ke 15 bulan ini, akhirnya mulai pilih-pilih botol susu nih. Sebelumya?sudah punya sih dari berbagai merk namun ya sekedar punya saja karena jarang terpakai. Kalau sekarang wajib terpakai karena memang sehari bisa sampai 6- 10 botol (maklum sudah ga ASI lagi — baca ceritanya disini). Jadi saya butuh botol lagi nih akhirnya saya pilih Pigeon 240 ml ini yang saya beli di Alfamart terdekat dengan harga Rp. 30.900.

pigeon
Memilihnya karena memang saya belum punya merk ini (kecuali versi magmag) jadi tak ada salahnya dicoba kan? Saya juga sudah sangat familiar dengan produk Pigeon yang nota bene produk terbaik dalam hal perlengkapan botol minum bayi-balita dengan merk yang sudah paten. Selain itu terbuat dari bahan material yang food contact grade sehingga aman digunakan untuk makanan dan minuman. 😀

Siliconenya juga memiliki garis-garis tengah yang  memudahkan bayi dalam mengigit dan menghisap, yang terpenting disesuaikan dengan usia sibayi ya nipple nya. Misal :
S (Slow Fol) 0-3 month
M (Medium Flow) 4,5 month
Y (Variable Flow) 6,7 bmonth
L (Fast flow) > 7 month

Babyku langsung suka menggunakan botol Pigeon bergambar jerapah ini, designya menarik siiih…. sayangnya tutupnya ringkih sekali ditaruh saja bisa langsung buka sendiri (tanpa perlu dibuka tangan) Tentu hal ini membuat kurang nyaman ya, padahal kalau sudah minumkan idealnya ditutup saja dotnya tapi kalau tutupnya mudah sekali membuka ya ga nyaman juga jadinya. Makanya saya pakai sekali pakai setelah bersih saya taruh kulkas saja karena tutupnya yang ringkih tersebut. Semoga ini hanya kelalaian pabriknya saja dan tak terjadi pada semuatutup botolnya ya. 😀





Komentar dan Tanggapan: