15 Bulan Baby Anind : Sudah Minta Disapih

Ada yang berbeda hari ini dan itu tak saya sangka sekali, ternyata saya begitu kehilangan moment istimewa tersebut. Iyah bagi saya proses menyusui, memeluk erat, melekat tak berkesudahan (saking lamanya) harus berakhir hari ini. Baby Anind sudah menolak ASI dan itu saya sadari mulai bada Maghrib, dengan berbagai upaya saya lakukan agar tetap mau menyusui namun  dirinya menjerit, menolak, memalingkan muka. :(

anind berhenti nenen

Teringat kisah tadi pagi yang begitu istimewa (seperti yang tersimpan digambar atas) , saat kita main bersama dan pulangnya lelah lanjut menyusui hingga tertidur. Bada Dzuhur dimulailah perang dingin, yang menurut saya biasa saja karena sebelumnya juga pernah seperti itu. Giginya mau tumbuh lagi dan pasti maunya gigit-gigit puting sampai saya menjerit (saking ga nahannya). Saya pikir seperti sebelumnya hanya sakit diawal dan jika sudah mengantuk berat pasti butuh ASI lagi sehingga saya tahan saja. Biasanya edisi menggigit sekitar 2-3 hari namun tetap minum ASI.

Hari ini baby Anind menolak mentah-mentah, sampai saya peluk dan ajak bicara. Saya rela digigit asalkan tetap  mau ASI karena usianya baru 15 bulan (jalan 16). Saya minta maaf seikhlasnya pada bayi hebat itu sampai tak sadar ikut menangis saking saya belum sanggup untuk tidak menyusuinya. Anehnya bukan bahagia ….karena pengalaman kakak sebelumnya tak ada yang seperti ini, semuanya lancar ASI hingga usia 2 tahunan dan saya dinyatakan hamil. Makanya saya agak shocked saat diusian 15 bulan ini anaknya sendiri menolak ASI (padahal saya sedang tidak hamil).  Baca-baca pengalaman blogger  sih bisa jadi karena tumbuh gigi, bisa jadi  karena ASI yang keluar sudah tak banyak sehingga sibayi tak sabar lalu gigitlah sasarannya semaunya. 😀

Padahal kalau sudah dua tahunan kita kadang kewalahan nyapih, eh ini masih setahun lebih dikit tanpa disuruh berhenti dengan sendirinya malah.  HUhuhu…semoga sehat selalu ya sayang, Bunda punya fotomu dikolase atas yang sedang duduk terjatuh saat coba berjalan. Ah, baby Anindku kau begitu sangat istimewa sayang, saking istimewanya Bunda masih ga rela ga bisa  menyusuimu lagi. :(

Edited….
*Pasca menulis ini,jam 11 malam baby Anind mau menyusui lagi ternyata, riangnya luar biasa saya. Tapi pagi harinya saat mengantuk kembali heboh histeris karena ga mau dikasih ASI, saya beri sufor namun tak lama lepas hanya 50ml saja selepas itu kembali menangis sampai kelehan dan tertidur pulas. Rabbi…semoga tak lama kita menikmati ini semua, bundanya ga tega liatnya. Ngantuk ya mimik bobo….ya sayang.

Edited…
15 April 2016 murni ga mau ASI lagi (sekalipun dicoba malampun tetap sama) hasilnya, nikmati saja perubahan indah ini termasuk siap-siap merasakan mastitis (payudara bengkak) semoga ini yang terbaik Rabbi.:(





Komentar dan Tanggapan: