Saat Point Tak Ada Dalam Kemasan Promo Sweety Parent Academy: Produsen Seolah Angkat Tangan

Laporkan!

Yah laporkan saja, karena sebagai konsumen yang sudah membeli diapers sweety kemasan khusus bertuliskan jalan-jalan ke Amerika namun saat dibuka produknya si point tak ada, kecewa tentunyakan? lalu kemana arahan keluhannya. Langsung inbok saja FP Bunda Cermat, dan langsung ditanggapi. Dimintai data diri foto produk, scan barcode hingga kode produksi. Bahkan suruh kirim kemasan tersebut ke alamat kantor dengan surat tercatat/khusus. Widiiih…padahal hanya 10 point ya yang tak ada pointnya kala itu karena ukuran kecil (8s). Menyenangkan sekali awalnya, saya pikir akan direspon cepat dan penggantian sesegera mungkin. Itu awal yang terkesan menyenangkan yang terjadi di tanggal 31/07/2015.

Jpeg

Belakangan tak ada kabar lagi, tak ada tindak lanjut di laporan pertama dan hasil via pos bungkus kemasan yang saya kirimkan. Padahal saya sudah diminta resi pengirimannya sebagai bukti. Tapi ya tetap saja hanya sebagai bentuk pelaporan biasa, seolah hal sepele ya. Belum ada tindak lanjutnya eeh malah tambah lagi laporan berikutnya. Yah saat pembelian sweety di bilna.com tak ada point lagi didalamnya. Hanya satu kemasan yang tak ada memang  diantara 4 kemasan lainnya yang saya beli. Jadi murni kesalahan packing diperusahaannya bukan ditempat pembeliannya. Laporan lagi dong tanggal 23/09/15….dengan jawaban yang sama akan dicatat dan diteruskan kepihak terkait namun kali ini  ada penambahan lagi yaitu Bunda juga bisa menghubungi Customer Care Sweety di 0811 886 888 5 (Senin – Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB). Namun saat saya coba hubungi nomor tersebut tak bisa masuk (sedang tidak aktif). 😛

point

Kapok? ga juga…buktinya saya tetap mengumpulkan pointnya (contoh point seperti dalam gambar diatas ukuran kecil), hahaha…karena kebetulan bayi saya pakai diapersnya…ponakan dan tetangga juga pakai jadi sekalian saya belikan dong dengan jasa pointnya buat saya ya *modus* Ternyata ada teman fb, tetangga dan saudara yang saat saya minta pointnya mereka jawab tak selalu ada. Owh ya? berarti bukan hanya saya saja dong yang ga kehilangan sipoint, ada beberapa teman yang merasakan hal yang sama. Bedanya….ada yang ga peduli (karena memang tak mengikuti programnya), ada yang peduli namun males ngurus/ laporannya karena akan bertele-tele dan ternyata terbukti seperti pengalaman saya kali ini. :(

Simple aja sebetulnya, saya hanya minta hak saya sebagai konsumen untuk mendapatkan point yang hilang yang tak terdapat didalamnya. Pembelajaran untuk pihak produsen juga untuk lebih cermat lagi dalam proses packing karena memang kewajiban produsen untuk memenuhi promonya (karena semua sweety bertanda khusus yang bertuliskan jalan-jalan ke Amerika ada pointnya- jumlah point berbeda tergantung jumlah pospak yang dibeli). Kalau sudah ada pelanggaran didalamnya, masuk dalam kategori penipuan dong?

Lanjut lagi ternyata…karena pada tanggal 23/10/15 saya beli sweety di Alfamart tidak mendapati lagi point didalam kemasan sweety promo yang saya beli. Laporan lagi dong dihari yang sama disertai struk, scan barcode dan expired. Semoga laporan ketiga tersebut laporan terakhir ya dan tak sekedar janji mohon menunggu, sabar, sudah kami catat dll. Sudah pula saya sampaikan keribetan ini dan hasilnya memang saya diminta menghubungi no tertentu. Nah disini saya hanya ingin tersenyum, mengapa konsumen lagi yang ‘dikerjain’ padahal data lengkap, no telp sudah saya berikan tapi  tak sekalipun mereka menghubungi saya atas ketidaknyamanan ini (by phone). :(

Belakangan malah saya diminta  kirim email dengan menyertakan tanggal expired produk, dan foto produk secara utuh. Heiii…untung masih ada bukti dalam inbok, kalau mendadak foto ya sudah kemana kaliii kemasannya pospaknya juga sudah habis karena antara kejadian dan permintaan foto produk secara utuh tidak berbarengan (jeda berapa bulan). Padahal jelas dihari pembelian yang sama saya langsung laporan dan menyertakan semuanya secara detail. Hanya saja bungkus tidak saya simpan karena memang saya beli beberapa tak hanya satu. Dan saat laporan kedua dan ketiga saya tak diminta untuk menyimpan kemasan hanya bukti foto saat laporan  kejadian saja dengan struknya dan data diri.

Akhirnya? belum ada solusi hingga detik ini. Saya sudah mengirimkan email sesuai yang dibutuhkan dan kabarnya akan ditambahkan secara manual dalam account saya diwebnya sweetycare.com. Kenapa tidak diberikan saja kode nya secara manual ya? agar saya input sendiri, Jujur awalnya saya salut dengan adminnya karena setiap ditanya apa saja responnya cepat sekali dan sangat baik. Namun untuk hal point ini kenapa konsumen seolah seperti digantung ya, respon cepat namun solusi nihil.

Next, akan saya tulis juga kelanjutan kisah ini sampai dimana berakhirnya akankah sampai ke Amerika, hahaha…perjuangan banget mendapatkan sekaligus mengumpulkannya nih. Semoga ada solusi terbaik dari kasus ini, masa perusahaan sekaliber PT Softex Indonesia  ga ada itikad  baik dan tega mengabaikan konsumen setianya.





Komentar dan Tanggapan: