You Are What You Eat!

Setuju dengan judulnyakan hehehe,  asupan harian menentukan kualitas kesehatan seseorang dong. Jadi ceritanya gegara ditinggal lama ama tukang sayur langganan yang nyuplai sayur dan buah kerumah jadinya eksekusi ke Pasar Wage Purwokerto deh, belakangan jadi ketagihan. Iya…ketagihan sama para penjualnya yang unik-unik, ada yang ramah ada yang maksa ada yang murah tanpa ditawar, ada yang nyanteng alias harga pas ahahah. Jadi tau karakter penjual deh, dan tentunya yang asik-asik aja yang bakal saya langgani tentunya.  Termasuk sayuran yang bakal dilalap oleh mulut kita siang ini, yaitu hanya Rp.20.000 saja niii bisa dapet 1 kg wortel, 1 kg timun, 1 kg tomat, 1/4 kol dan 1/4 brokoli wohoooo girang pasti bagi para FCers. 😀

Jpeg
Faktanya ga harus mahal ko pola makan Food Combining seperti yang pernah saya tulis disini, walau buah-buahan masih tergolong mahal ya namun cari aja yang murah-murah juga lumayan banyak koq yang penting pola hidup sehat demi aset selanjutnya. Hal yang penting lagi komitmen,  ber FC hayuks … !  reminder again……Food Combining bukan program diet menahan lapar,  dan bukan program dengan tujuan mengobati.
Pic sikulus

FoodCombining (atau FC) adalah POLA MAKAN HARIAN, (Sarapan, Makan Siang, dan Makan Malam) yang mencari keseimbangan dalam tubuh, yang bertujuan untuk membentuk PH darah yang netral antara acid-base (asam-basa), dan mengkondisikan Homeostasis tubuh (Homeostasis = kondisi keseimbangan internal yang ideal, di mana semua sistem tubuh bekerja optimal untuk memenuhi semua kebutuhan tubuh.)

Kenapa parameternya melalui PH tubuh? Simple, Karena kondisi tubuh yang sehat dengan fungsi yang normal, memiliki PH netral…

Lalu, kenapa Food Combining?
Masalahnya adalah, paduan dan pola makan dewasa ini cenderung menghasilakan PH ke arah yang asam(acid), dan menjadi pemicu masalah2 kesehatan dari yang ringan hingga yang fatal…

Solusinya?
Mengembalikan kadar PH menjadi netral, dengan mengkonsumsi asupan pembentuk basa seperti buah dan sayuran sayuran segar, dan menghindari atau setidaknya meminimalkan asupan pembentuk asam.

Rumit?
Tidak juga, dasarnya hanya perlu memperhatikan padu padan asupan makanannya, cara mengkonsumsinya, dan waktu yang tepat untuk mongkonsumsinya. Semua dapat diterapkan dengan “sedikit memodifikasi” asupan dan kebiasaan makanan harian.

Sedikit reminder untuk pola dasar dari Food Combining;

1. Konsumsi air hangat dengan perasan jeruk nipis/lemon sesaat setelah bangun pagi.

2. Sarapan hanya buah2an pagi hari hingga jelang siang, agar tidak membebani saluran cerna di fase “pembuangan”

3. Menghindari mempertemukan Karbohidrat Pati dengan Protein Hewani. Pertemuan keduanya dalam satu waktu makan akan memberatkan saluran cerna dan akan menghasilkan PH tubuh asam.

4. Minum hanya air putih berkualitas 2.5-3 liter perhari, hindari minum berlebihan setelah makan.

5. Kunyahan yang banyak; membantu meringankan dan mengoptimalkan kualitas asupan makanan.

Juga perlu dipahami sedikit mengenai siklus harian tubuh manusia terkait pola makannya.

Itu rangkuman kutipan dari pakarnya Bang Arnaldo Wenas yang ga bikin bosen dibaca biar inget hehehe maklum saya sendiri masih newbie. :p

Salam sehat!!!

 





Komentar dan Tanggapan: