Kenapa Akhirnya Saya Pilih Food Combining?

Sudah ada setahunan kaliii join digroup  Food Combining Indonesia, karena basically demen banget buah dan sayur sayangnya gorengan dan pati-patian lainnya juga maniak nih, hihihi. Makanya baru fokus nge FC ya sebulan lalu, barengan baby Anind MP ASI gituh. Ga ada kata terlambat untuk hidup lebih sehat, jadi ga nunggu sakit baru ganti pola makan trus pas uda sehat ‘lupa’ lagi…sakit lagi dah! hahaha…ga boleh dong, belajar konsisten dan hidup lebih sehat. Kalau sehatkan mau apa aja asssik, ga nyusahin orang justru sebaliknya memberi manfaat sebanyak-banyaknya buat orang-orang disekitar Kita. Terlebih Emak rempong kaya Sayah, kalau kurang sehat? kasian dunia…!! anak-anak saya yang imut itu gimana? suamiku yang ganteng juga gimana? hahaha…makanya setuju banget dengan rangkuman berikut ini (ngutip dari salah satu adminnya : Mbak Wiwid Ferdian) semuanya rangkuman untuk mengingatkan diri saya pribadi sebetulnya karena masih belajar. Happy banget hari ini karena nemu buah kesemek, sayang jarang ditemukan sekalinya ketemu harganya Rp.13.700/ kg gpp deh masih sangat terjangkau. Itu cuma salah satu buah yang membuat saya kesengsem. 😀

Jpeg

Food Combining itu adalah Pengaturan pola makan yang mengacu kepada sistem cerna tubuh terutama sistem cerna dimana apabila sistem cernanya sehat maka TUBUH AKAN MENYEMBUHKAN DIRINYA SENDIRI dan MENCARI BERAT IDEALNYA SENDIRI

FC dilakukan oleh siapa saja, semua usia, semua latar belakang dan semua penyakit. Yang tujuan utamanya ingin SEHAT

Tidak ada perbedaan mendasar dari cara melakukannya (termasuk bagi para bumil dan busui )

Apa sih tujuan dilakukannya Food Combining ?

Kita mengincar kondisi Homeostasis pada tubuh.

Homeostasis adalah kondisi ideal dalam tubuh saat seluruh fungsi berjalan dengan sempurna yaitu tubuh ber pH Netral cenderung Basa

Bagaimana sih cara melakukan Food Combining ?

Pada dasarnya Food Combining memperkenalkan pola makan yang berbasis pada 3 hal sederhana yang kemudian kita kenal menjadi JukLak (Petunjuk Pelaksanaan), yaitu :

1. Apa yang kita makan

2. Waktu makan

3. Bagaimana memakannya

Tiga Hal sederhana ini harus di jalankan dengan benar dan disiplin baru bisa di katakan Melakukan Food Combining dengan Benar bukan hanya Merasa Melakukan ya…(info lengkap klik disini).

Apa sih yang seharusnya dimakan oleh pelaku Food Combining ?

Secara sederhana unsur makanan yang kita kenal adalah Pati, Protein, Sayuran dan Buah

Bagaimana waktu makannya? Waktu Makan di Food Combing mengacu kepada ritme biologis dalam mengatur waktu dan jenis makanan yang tepat sesuai kebutuhan tubuh. Ritme biologis dikenal juga dengan RITME SIRKADIAN

04.00 – 12.00 Waktu Pembersihan

12.00 – 20. 00 Waktu Cerna

20.00 – 04.00 Waktu Penyerapan

Apa saja yang dikonsumsi di waktu-waktu itu ?

04.00 – 12.00 Waktu Pembersihan

Info Lengkap, klik disini.

Bangun Tidur di Pagi Hari

Tepat saat bangun pagi ketika mulut masih kering, tubuh baru saja selesai bekerja keras bermetabolisme. Hadiahi dengan segelas air hangat berperasan lemon/jeruk nipis

Siapkan jeruk 1 buah ukuran sedang dan air hangat segelas kurang sedikit. Peraskan jeruk di atas air hangat atau peras jeruknya dulu baru di siram dengan air hangat bukan air panas

Sarapan

Ekslusif hanya buah karena sifat buah mudah cerna, ringan, tetapi memberikan asupan energi yang signifikan.

Ini nih sarapan perdana saya waktu FC sekalian saur :

first nyabu

Konsumsi secara berkala sampai ½ jam sebelum makan siang. Apabila masih lapar ya  konsumsi lagi buahnya.

Bagaimana dengan makan siang dan malam ?

Info lengkap, klik disini ya 😀

Padu padan makanan dalam Food Combining

Pati + Sayuran

Protein Hewani + Sayuran

Yang tidak boleh adalah

Pati + Protein Hewani

Mengapa kita butuh konsumsi Sayuran Segar ?

Sayuran

Sayuran adalah unsur makanan yang amat berguna sebagai PEMBENTUK BASA. Apabila di konsumsi secara benar sayuran akan mampu menetralkan pH dan menciptakan kondisi homeostatis.

Bagaimana mengkonsumsi secara benar ?

Konsumsi sayuran secara segar, karena sayuran yang melewati sesi pemanasan yang akan merusak cadangan air, enzim, nutrisi dan mineral yang terkandung didalamnya.

Pada suhu 40 derajat celcius sewaktu pemanasan enzim akan mati. Hindari pengolahan sampai di atas suhu tersebut.

Jika sudah mati, makanan hanya akan menjadi sampah dalam tubuh dan ber pH asam. Itulah alasan kenapa kita harus konsumsi sayuran segar yang merupakan pembentuk basa

Food Combining mengenal tata tertib makan , Info Lengkap klik disini.

Bagaimana tata tertib makan didalam Food Combining ?

Makan adalah ritual harian yang harus dilakukan secara baik, nikmati waktu makan dan lakukan tata tertib makan, yaitu :

#Sediakan waktu khusus untuk makan 25-30 menit apapun kondisinya

#Duduk dengan baik setidaknya membuat kita harus menyediakan waktu dan menyiagakan seluruh alat cerna untuk waktu ke fase makan.

#Kunyah 30-70 kali jika kurang dari itu usus halus sulit menyerap manfaat yang dibawa oleh bahan makanan. Mengunyah yang baik tidak hanya menghancurkan bahan makanan juga memberikan kesempatan pada enzim pencernaan yang ada di air liur untuk tercampur dengan baik.

#Jangan mendorong makanan dengan minuman karena akan membuat lambung dipenuhi air dan asam lambung sulit bekerja

# Tidak terburu-buru meninggalkan tempat makan karena akan mengganggu kerja sistem cerna karena tidak bisa diproses secara sempurna.

Tentang Air

Tubuh butuh air, air sangat penting karena ¾ tubuh kita terdiri atas air. Apabila kekurangan air akan menjadi bencana dalam tubuh dan juga akan membuat pH tubuh mudah sekali bergerak ke sisi asam.

Jangan hanya mengandalkan rasa haus, karena rasa haus adalah alarm tubuh akan kebutuhan air pada level terakhir. Minum sebelum haus menyerang. 8 gelas sehari(atau 6 gelas sehari untuk lansia) adalah kebutuhan standar, apabila beraktivitas berat ataupun sakit harus ditambah.

Bagaimana cara konsumsi air ?

Beri jeda antara waktu sebelum dan sesudah makan untuk minum. Konsumsi air sekitar 500 ml, satu jam sebelum mengonsumsi makanan. Bisa juga 2-3 jam sesudah makan. Tetapi di tengah waktu makan sebaiknya jangan atau tidak lebih dari ½ gelas air.

Karena memasukkan banyak air saat makan akan mengganggu kerja sistem cerna. Lambung akan menjadi penuh oleh air, kerja asam lambung untuk mematikan bakteri akan terganggu, demikian pula efektivitas enzym cerna.

Jangan sampai tubuh kekurangan air, minum sedikit dalam interval pendek. Siasati dengan menyiapkan air terlebih dahulu dibotol sehingga bisa ditakar masuknya

 

Tips melakukan Food Combining!

Mengutip dari bang Erikar Lebang :

Kalau mau sehat, ya harus konsekuen

Kalau mau konsekuan, tentu penghalalan bersifat subyektif seperti “aduh gak suka”, “wah kayaknya gak bisa”, “ih, rasanya kayak apa ya?”

atau rengekan sejenis, harus dibuang jauh-jauh, dan berpikir secara jelas dan rasional, tapi ini semau baru make sense kalau mau sehat

Kalau gak mau sehat, ya ngapain?

Langganan masuk RS dong Bang….! 😛

 

Yang belum bergabung silahkan ya join ke groupnya, karena disana kita belajar dan belajar terus untuk hidup lebih sehat!
Noted : bacanya jangan setengah-setengah biar ga salah kaprah. 😀

*Kumpulan link file klik disini.





Komentar dan Tanggapan: