ASI, Hal Penting Yang Kutinggalkan Saat Tak Bersamanya

Kalau menurut saya, ibu rumah tangga itu ya ibu pekerja juga. Bedanya hanya pada waktu dan tempat saja (selain mendapatkan gaji dari perusahaan tempat kita bekerja). Terlebih hari ginih, dimana tekhnologi semakin canggih hampir semua pekerjaan bisa terpantau, dilakukan dimanapun dan kapanpun. Jadi kalau ditanya saya bekerja? ya saya bekerja, saya mendapatkan gaji dan saya keluar rumah. Asiknya keluar rumah yang saya lakukan adalah tergantung dari kebutuhan dan kemampuan yang saya miliki. Tidak terikat waktu harus jam sekian setiap hari, artinya waktu bisa saya handle sendiri. Menyenangankan bukan? ya! sangat menyenangkan sekali, karena saya bisa tetap memantau keempat putri saya di rumah, bercengkrama, belajar hingga bekerja sama. Lalu jika ada pertanyaan, apa yang Ibu lakukan sebelum meninggalkan sikecil di rumah?

Jpeg

Nah kalau ini saya fokuskan pada anak saya yang paling kecil ya, yang masih bayi tentunya karena memang hanya dirinya yang membutuhkan waktu saya lebih banyak. Anindya Zhafirah  namanya yang berarti istimewa’  selalu dipenuhi dengan keberuntungan. Karena nama adalah doa, tentunya harus berikan yang terbaik bukan?  harapan saya memang seperti itu dimanapun dirinya akan selalu didekati dengan kebaikan dan keberuntungan. Untuk itulah saya selalu ingin menuliskan semua momen istimewa setiap gerak langkahnya disini. Agar kelak dirinya mengerti bahwa, Saya benar-benar Ibu yang sangat beruntung diamanahkan malaikat kecil oleh Nya.

Jpeg

Selalu ingin kutimang, kupeluk, kucium dan tak ingin lepas saat bersamanya. Jika akan bepergian tentu saja aku beri ASI terbaik melalui hisapan kuatnya (karena memang masih ASI Ekslusive). Namun jika bayi sedang tertidur pulas? tentu saja saya manfaatkan Philips Avent Manual Breast Pump. Kurang lebih satu jam, sebotol 125 cc nya bisa full loh, Alhamdulillah. Tapi  tergantung mood si Ibu juga nih, jadi saat berproses sebaiknya si Ibu dalam kondisi yang baik, tenang,  duduk nyaman (tegak), berfikir positif.  Sedangkan sebelum pergi biasanya saya kasih ASI langsung juga sekitar 10 menit. Toh refleks bayikan memang menghisap, jadi walaupun tertidur namun jika didekati/ diberikan puting ibu pasti mulutnya terbuka yang penting berikan yang cukup, ga berlebihan agar tidak gumoh. Termasuk saat payudara tiba-tiba nyeri (minta dikeluarkan), ga perlu ragu pakai  Philips Avent Manual Breast Pump agar tak terbuang percuma. Kalau sudah masuk mulut si baby lihat saja sampai tetes terakhirpun tetap saja dihisap, karena dot siliconenya dibuat sedemikian rupa agar mirip puting ibu. Keren ya inovasinya!  🙂

Jpeg

Asumsi perbotol itu ya untuk konsumsi selama kurang lebih 2 jam, jadi kalau saya meninggalkan bayi saya sekitar 6 jam setiap harinya misalnya paling tidak saya harus meninggalkan 2-3 botol ya. Agak berat? ah tentu saja tidak! mungkin kalau hanya dipikirin, iya. Namun semua toh untuk kebaikan bersama, baik untuk pertumbuhan si bayi dan juga kesehatan ibu. Sudah banyak artikel yang  mengupas hal ini, lalu mengapa harus merasa direpotkan? terlebih jika sudah melihat hasilnya ini, montok sehat membuat bahagia hati sang Bunda. Rasanya terbayar lunas! 🙂

083

Nah kebetulan tanggal 22 Juni 2015 besok (waah seminggu lagi!), baby Anindya usianya 6 bulan nih prepare bikin MPASI dong. Berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya pemberian bertahap mulai dari yang cairan, semi lembek, lembek, semi padat dan seterusnya. Begitu lihat sharing kompetisi berhadiah toodler gift set Avent, langsung jatuh cinta nii ceritanya hahaha…karena saya belum pernah mencobanya. Ada siih beberapa produk dari hadiah saat kelahiran lima bulan lalu, namun sepertinya masih produk yang biasa saja. Nah bayi saya kan sepertinya luar biasa, lincah, aktif, terlihat cerdas sejak  dilahirkan. Masa sih pakai yang biasa-biasa saja? kan produknya juga mau eksis dong! hihi… semoga saja dengan mengikuti sharing ini dapat terpilih memanfaatkan produknya sehingga dapat saya review pada dunia tentang kelebihannya. Tentunya harus berdasarkan pengalaman nyata bukan?. 🙂

#AVENTWorkingMom


Komentar dan Tanggapan: