Parenting Class Al Hadid SDIT Harapan Bunda Purwokerto (Belajar Metode Sentra)

 

Wah Alhamdulillah nih bisa silaturahmi lagi dengan para Bunda cantik dan sholehah. Biasanya sih ketemu memang kalau pas antar jemput sekali waktu, tapi kan bener-bener kilat selintas lalu tanpa panjang lebar ngobrol begitu. Nah kalau sudah dibuat kaya pertemuankan lebih serru lagi, dapet temen baru lagi  dan bisa dapet ilmu pula  yess!!  🙂

 

061

Istilahnya parenting class,  biasanya setahun sekali maksimal sekolah SDIT Harapan Bunda mengadakannya  namun istilahnya parenting school karena secara global yang hadir namun  rasanya kurang efektif jika terlau sering makanya diagendakan tahunan. Nah hari ini ceritanya diadakan  parenting school kelasnya si sulung yaitu kelas 4 Al-Hadid dirumah salah satu siswa. Ga harus di rumah sih, di sekolahpun tak masalah karena yang terpentingkan dapat ilmu dan silaturahminya bukan? 🙂

Jpeg

Pengisi acaranya tentu sang Wali Kelasnya : Ust Hema Mahendra, yang menggebu-gebu sekali saat menularkan materinya, hihihi….memang harus seperti itu narsum yang baik agar penonton dan pendengar makin antusias dan ga ngantuk. Apalagi kalau udah ngomongin anak, yah anak kita sendiri yang dibicarakan tentu menjadi sangat antusias mendengarkannya. Terutama dalam hal metode  kontinum yang diterapkan disekolah.

Jpeg

Tujuannya?!

– Membantu anak dalam berkomunikasi
– Membangun inisiatif, sehingga anak terbiasa melakukan sesuatu tanpa disuruh
– Menumbuhkan rasa hormat dalam berkomunikasi

Apa saja kontinum (tahap dalam berkomunikasi), berikut 5 tahapannya :

1. VLO (Visually Looking On),  penglihatan/pengawasan terhadap anak terus dilakukan
Contoh : Menggunakan isyarat saat melihat sepeda tidak terparkir ditempatnya misalnya

2. NDS  (Non Directed Statement),  bentuk pernyataan tidak langsung
Contoh : Bunda ko lihat ada yang habis berwudhu malah mampir-mampir  ya? (misal mampir ngemil, nonton, dll)

3. Question,  bentuk pertanyaan
Contoh : Bagaimana setelah bangun tidur?

4. DS (Directive Statement),  yaitu bentuk pertanyaan langsung
Contoh : Bangun tidur itu membaca doa, minum air bening, mandi, berwudhu, dan sholat

5. Physical Intervention, berupa tindakan langsung terhadap anak dengan menyentuh lembut

Nah…nah! kebanyakan dari Kita, terumata saya sendiri langsung pada point 4 ya…directive statement  atau jika sianak tidak menggubris, langsung deh main fisik agak keras, misal mencubit tangannya saking gemasnya. Ufh…saya juga banyak istighfar setelahnya, walaupun gemes nyatanya ya jangan main fisik sebetulnya apalagi main fisiknya pake tenaga, hehhe! Ga heran kalau anak-anak terkadang lebih banyak nurut sama guru disekolah ya mungkin karena metode ini juga. Salut deh sama SDIT Harapan Bunda yang menggunakan metode sentra untuk pengajaran disekolah, saya juga perlahan belajar melakukannya di rumah. Hitung-hitung belajar sabar juga, jadi seimbang antara di rumah dan di sekolah. Nyatanya anak adalah manusia titipan Allah SWT yang perlu dihargai dan dihormati. D

Jpeg

Keunggulan metode sentra itu sendiri?

– Membangun semua potensi kecerdasan jamak, sehingga kemampuan anak terbangun secara maksimal
– Membentuk suasana belajar sebagai aktifitas yang menghibur dan menyenangkan
– Menstimulus kinerja otak kanan dan otak kiri secara seimbang
– Anak sebagai pembelajar aktif yang menekankan pada prinsip pembelajaran yang berpusat pada anak bukan pada guru sehingga anak menemukan sendiri pengetahuannya melalui kegiatan yang dilakukannya dengan guru sebagai fasilitatornya.

Jpeg

Dengan metode sentra tentu dapat membuat hubungan guru dan siswa semakin dekat, pengawasan gurupun makin melekat. Saya suka, Alhamdulillah…. semoga bisa istiqomah dengan 5 kontinum dan metode sentranya deh. Berlaku ga hanya untuk guru sebenarnya, tapi Kita sebagai Ibu, madrasah utama anak-anak sesungguhnya, betul?!

Yuuuuk belajar lagi! 😀

 

*Saya baru nyadar ternyata postingan ini belum ter publish pertanggal 12 Mei lalu, hadeuh!
*Gpp deh…terlambat daripada tidak sama sekali. 😛
*Thanks Mama Sony, rumahnya udah direcokin…semoga banyak keberkahan setelahnya. 🙂

Jpeg


Komentar dan Tanggapan: