Biarlah Rugi Interlokal…Yang Penting Ga Jadi Ketipu!

Pagi Nulis.in ….. idenya ada aja buat menampung uneg2 kita sekaligus share pengalaman biar ga kejadian sama yang lain. Aku tuh dari SD seneng banget ngikutin undian… itu awalnya dikenalkan sama pengasuhku…cuz kadang hadiahnya buat dia juga :) sampai2 ibuku bilang kalau aku tuh hoki banget…cuma ngikutinnya pas kalau ada kesempatan aja n emang produknya aku sering pakai. nah kebiasaan itu terbawa sampai sekarang. pengalaman yang paling mengesankan itu waktu kuliah. saya pernah mengirimkan undian pepsodent. aku sudah lupa yg periode apa waktu itu. Saking banyaknya undian yg aku ikutin saat itu sampai2 aku nda tau undian tersebut berhadiah apa saja.

Telpon Umum

Nah sepulang kuliah aku disambut sama pak pos mengirimkan surat. didalamnya tuh ada surat pemberitahuan kemenangan beserta salah satu kemasan produk yg saya kirim, mungkin tujuannya untuk meyakinkan saya, dan itu memang berhasil karena lihat kemasan itu saya pun mulai terpengaruh dengan isi suratnya yang memberitahu bahwa saya telah memenangkan hadiah utama yaitu sebuah mobil sedan. merknya sudah lupa. dan disuruh menghubungi nomer yg tertera disitu (nomer HP biasa bukan nomer suara konsumen sih…kok g langsung nyadar wktu itu ) untuk konfirmasi hadiah. parahnya lagi surat tersebut sampai dirumah dihari terakhir batas konfirmasi pemenang…wah tambah panik dong…kalau tidak hadiah akan hangus dan diberikan kepada Dinas Sosial. (pinter juga triknya, apa sya yg terlalu Oon hehehe) walhasil langsung saja saya pergi ke WARTEL terdekat. kebetulan dulu saya masih ngontrak rumah sama kakak n nda ada telpon rumahnya. saya menelpon dan diseberang sana ada bapak2 yang mengatakan bahwa saya harus datang langsung kesana untuk menandatangani berkas2 pengambilan hadiah. wih gimana dong lah tempatnya diJakarta sedangkankan aku di Surabaya trus waktunya dah mepet banget. bapak tersebut menyarankan bahwa bisa diwakilkan…heh..ribet…aku punya saudara sih…tapi g terlalu akrab juga. hemh…tambah ruwet akhirnya bapaknya memberikan solusi terakhir bahwa hadiahnya akan dikirimkan tapi transfer dulu uang ke no reknya untuk membiayayi ongkir hadiah….walhasil mendengar transfer mentrsasfer seperti itu tiba2 aku seperti langsung tersadar. Alhamdulilah…aku tidak sampai terpengaruh. Akal sehatkupun mulai bekerja. aku iya kan saja dan meminta no rekeningnya plus menjanjikan akan menghubunginya setelah proses transfer selesai. (kapok…aku bohongin balik) diapun mengiyakan dan memberi batas waktu #babah g ngaruh.

Tapi waktu itu kok aku masih penasaran y…akhirnya aku menghubungi suara konsumen unilever yg terdapat dikemasan yg waktu itu saya kirim. tapi lewat hp ku sendiri karna kan bebas pulsa. setelah ditanya data ini itu dan mengutarakan permasalahannya saya diminta untuk menunggu untuk dihubungi balik oleh Unilever dan mengkonfirmasi kebenarannya. Setelah aku menutup telepon, tidak berapa lama aku dihubungi dan mereka menyatakan bahwa undian yang saya ikuti hadiahnya bukan mobil tapi uang tunai…dan pemenang tidak dikenakan biaya apapun. plus akan langsung dihubungi oleh pihak Unilever dan saya pun diperingatkan untuk selalu hati2 apabila sedang mengikuti undian2 berikutnya.

Sempat jengkel juga, karena saya sudah pernah ikut undian dan beberapa kali menang tapi kok masih bisa tertipu juga…masalahnya saya sempat terpengaruh karena kemasan produk yg aku kirim itu ikut disertakan. disurat tersebut…kok bisa ya,…benar2 mengecewakan ada orang yang menyalah gunakan wewenangnya untuk menipu orang lain dan mengambil keuntungan yang haram. semoga tidak ada lagi yang tertimpa masalah konyol seperti itu deh… aku sempat rugi juga sih…bayar…biaya WARTEL interlokal lagi hiks2hiks uang tabunganku melayang sia2 :(
hehehe kepanjangan ya ceritanya kok jadi ada curcolnya juga y bund, duhhh maaf y…siapa tahu jadi curhat berhadiah :)

Suara Konsumen : Maharani Pinkky  (Makassar)

Sumber Gambar : Google





Komentar dan Tanggapan: