Bagaimana Dengan Sholat Kita?

Argh.. siang-siang terharu biru membaca status sahabat tercinta yang mengingatkan Saya tentang kehadiran Nya, yang kadang kita sebagai manusia tak begitu mempedulikannya karena sibuk dengan duniawi. Begini catatan yang membuat hati membiru ini  :

Refleksi

Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.
Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.
Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu
Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Tuhanmu
Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Tuhanmu
Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi
Bayangkan ketika “adzan berkumandang”, tangan Allah melambai ke depanmu untuk mengajak kau lebih dekat dengaNya.
Bayangkan ketika kau” takbir”, Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.
Bayangkanlah ketika “rukuk”, Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhanNya.
Bayangkann ketika “sujud”, Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut dikedua telingamu, “Aku Mencintaimu hambaKu”
Bayangkan ketika kau “duduk diantara dua sujud”, Allah berdiri gagah didepanmu, lalu mengatakan, “Aku tak akan diam bila ada yang mengusikmu”
Bayangkan ketika kau “salam”, Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu.

Masya Allah, indahnya jika Kita dapat melalui itu semua ……..menikmatinya …… bagaimana dengan Sholat Kita?
#Muhasabah


Komentar dan Tanggapan: