Teh Cap Bandulan

Eh ternyata masih ada stok satu gelas teh ini dikulkas, hihi jadi inget moment Ramadhan yang baru saja berlalu ya karena teh ini yang paling sering wara-wiri jadi sponsor menu tajilan anak-anak yang ngaji TPQ sore. Tulisannya sih minuman teh hijau ya, tapi…ga berasa sedikitpun pahitnya yang ada hanya manisnya sajaloh. Beneran kaya bikin teh manis ngaduk sendiri trus diademin dikulkas.

CV Budi Jaya

Pas di ricek ternyata teh yang terkenal sejak 1933 ini (kata kemasannya loh, padahal Saya sendiri baru kenalan mwihihi) diproduksi oleh CV Budi Jaya Pekalongan Indonesia. Walaupun belum setenar produk nasional namun sudah terdaftar di BPOM RI MD 250111010045 dalam gramasi 180 ml. Harga ecerannya jatuhnya Rp.1000,- pergelas dan unggulannya tertulis tanpa pemanis buatan, tapi tetep ada pengawetnya sih. 😛

Cek komposisi saja : air, gula, teh hijau, bunga melati, pengawet sorbat. Lucunya lagi pengawetnya ini hanya ditulis p.sorbat saja loh, ga pake kata pengawet, haduh haduh…tapi kalau yang sudah biasa baca komposisi ya pasti sudah tau p disini yang dimaksud adalah pengawet dong tentunya. Dilihat secara kasat mata sih agak kurang menarik ya karena kemasannya agak suram, ga cerah gitu. Tapi untuk rasa tehnya sendiri sih seperti yang pernah Saya bilang diatas kaya teh buatan sendiri di rumah, manisnya pas dan rasanya lumayan enak.  Tapi kalau Saya sendiri suruh beli sih sepertinya Saya akan memilih teh seduhan sendiri di rumah, lain hal kalau suguhan atau gratisan nikmati sajalah kan judulnya menghormati minuman. 😀


Komentar dan Tanggapan: