Doa Ibu

Kecilnya sisulung

Begini ternyata rasanya sakit hati …
Akibat ulahmu Nak,
Mencoba mencerna kesalahan apa yang telah kuperbuat
Sehingga Kau begitu murka
Walau hati ini terasa sakit
Tapi tak terbersit sedikitpun mendoakan hal buruk untukmu sayang
Mungkin semua adalah karma
Yah…sebuah karma yang dulu pernah kulakukan pada Ibu
Aku paham betul itu
Aku bukan anak yang sempurna
Begitupula bukan seorang Ibu yang mulya
Aku hanya wanita biasa yang  penuh noda
Yang mencoba sedikit demi sedikit menghapusnya
Mengerti akan situasi dengan mulut terkunci
Agar semua yang terjadi tak lagi tersakiti
Hingga rasanya ingin menyepi
Hanya ingin berdua denganmu saja Tuhan
Karena hanya Kau yang mengerti hati ini memang
Tak ada yang lain…
Itulah mengapa kubiarkan siapapun yang kusayangi menyakiti hatiku
Aku siap, aku tegar dan aku terima
Walau air mata tak berhenti menetes
Karena Aku tak ingin memiliki anak yang lalai
Aku hanya ingin anak-anak Sholeh saja
Bolehkan Tuhan?
Yang dapat kupertemukan nanti di Syurga Mu kelak
Tuk itu jangan pernah berhenti membimbingku Tuhan
Berilah hati yang kuat sekuat baja
Pribadi yang tegar setegar batu karang
Kekuatan kasih sayang sepanjang jalan yang tak pernah buntu
Untuk selalu memberinya kasih sayang
Walau terkadang wujud kasih sayang yang kuberikan mungkin sulit dimengerti
Tapi aku berusaha semampuku saja
Sepengetahuan dalam usianya yang beranjak remaja
Penuh kontradiktif dan keingintahuan yang besar
Bantu Aku mengertikan kondisinya
Jauhkan dari keegoisan diri
Karena hati ini kadang lelah menerima semua kenyataan
Yang tak semuanya berjalan sesuai keinginan
Jadi biarkan Aku mengadu pada Mu saja Tuhan
Biarkan matanya yang bening itu hanya melihat kebaikan saja
Mulutnya yang mungil hanya berkata yang baik-baik saja
Tangannya yang halus hanya digunakan untuk hal yang baik-baik saja
Kakinya yang jenjang melangkah kejalan kebaikan saja
Cukup hamba yang merasakan semua keburukan yang pernah terjadi
Karena hamba tak lagi ingin tersakiti
Jikapun harus merasakannya lagi
Tetap jadikanlah dirinya pribadi yang sholehah
Yang kelak menyadari sendiri kelalalaiannya
Aku pasrah Tuhan, karena dirinya adalah titipan Mu yang harus kujaga
Ampuni Aku jika lalai dalam menjaganya
Cintaku tak pernah padam walau hati pernah tersakiti
Walau seribu jarum menghujamikupun sekalipun
Akukan bertahan untukmu Nak,
Semua karena Aku mencintai Mu karena Allah

20.05 pm 

 

 


Komentar dan Tanggapan: