Bawang Goreng Siliwangi : Kriuk Bawang Bertepung

Saya paling suka bawang goreng, walau konon katanya bikin bau badan tapi kalau masakan terlebih yang berkuah ga dtaburi bawang goreng rasanya kurang cantik dilihat ya. Nah biasanya untuk bawang goreng ini Saya beli eceran di tukang sayur biasanya persachet (tanpa merk) Rp.1000,- (untuk 2 menu taburan). Kebetulan saat Saya berbelanja di Pasar Wage Purwokerto Saya melihat ada rentengan bawang goreng Siliwangi yang dilihat dari kemasannya menarik sekali (terlebih gambar bawangnya).

bawang goreng tepung

Karena belum tahu isinya, Saya beli satu bungkus dulu dong dengan gramasi 50 gr. Harganya cukup terjangkau sekali yaitu Rp.2500,-. Coba kalau goreng sendiri, wah harga bawang merahnya saja perkilo sekarang di Pasar tersebut sedang Rp.20.000,- mending tinggal tabur deh, belum kalau ga langsung dibalik bisa gosong ya, mwihihihi. Begitu dibuka isinya ternyata seperti gambar dibawah ini (beda ya dengan gambar dalam kemasannya) 😛 :

bawang goreng praktis

Hmm terlihat besar karena bertepung ya, mayan nih buat kalau makan sama abon, hehehe kalau buat taburan biasa sepertinya agak kurang cantik ya. Apalagi jika untuk lomba, hahaha. Tapi kalau untuk pemanis sehari-hari cukup recommend sekali lah. Anehnya dalam komposisi tak tertulis tepung ya, hanya tertulis bawang merah, minyak goreng dan bumbu saja. Selain itu kontras sekali antara gambar dan isinya, hmm maklum saja deh kan harganya sangat terjangkau. 😛

Bawang Goreng Sriwijaya ini diproduksi oleh Himalaya B Jatim Indonesia, sudah tercatat tanggal expired dan ijin P-IRT (Pangan – Industri Rumah Tangga)dengan no 21252510289, terdapat informasi nilai gizinya juga loh, keren ya…seperti produksi nasional saja, hehehe…tinggal daftar label halal MUI deh kalau begitu (walaupun tanpa label tersebut, Saya yakin sih bawang goreng jelas prodk halal). 😀

Mariii siap racik-racik untuk menu berbuka. 😉





Komentar dan Tanggapan: