Balon Loncat : Hap Hap, Permainan Menguras Energi (Baik Untuk Anak Hyperaktif)

Yaa begitulah anak-anak mumpung beberapa hari lalu judulnya belum berpuasa jadi puas-puasin deh liburan maen dan maen ga ada boringnya. Kadang yang nemenin yang berasa boring yes, tapi jangan gegabah anak-anak punya hak untuk itu dan daripada bengong nungguin anak main ya mending poto-poto area sekeliling siapa tau bisa jadi bahan tulisankan. Ga lama lai pasti anak-anak tereak, udah….cape Bund…!! hihihi tuhkan, bukannya masih mau main lagi…kan belum sejam tuh mayan kontraknyakan sejam Rp.10.000,-

Balon loncat
Biasanya permainan outdoor ini diadakan diarena bazaar seperti di alun-alun atau taman kota seperti Andhang Pangrenan Purwokerto. Lumayan membludak peminatnya, apa karena lagi musim libur ya. Dibandingkan trampolin, walaupun sama-sama loncat tapi balon loncat ini lebih menarik ya karena wahananya lebih luas. Sayangnya kalau anaknya makin banyak nih haduhhh jedag jedug deh, kenapa ga dibatasi saja ya misalnya buat 10 orang misalnya. Lah kalau siapapun boleh masuk sampai penuh kasian anaknya juga dong, kan bayar bo…emang gratis!!! 😛

Loncat lagi

Walau berasa cape, keringatan dan penuh senyuman lepas namanya anak-anak tetap saja mau lagi mau lagi, Saya jadi ikutan senyam senyum sendiri. Inget waktu dulu, kalau pengen maenan cuma bisa liat aja dikaca saking mupengnya. Daripada mainan yang buangin duit mending maenan seadanya saja, seperti main gasing, lompat tali, masak-masakan. Anak sekarang? okelah main masak-masakan tapi alat-alatnya? mana mau alat masak beneran yang dari dapur, mintanya ya beli yang kecil-kecil ituh. Sesudahnya kadang almarhum deh, hehehe…ya mesti pinter-pinter Bundanya untuk mengumpulkan, mencuci dan menjemur lalu masukan dalam wadah tertutup agar suatu saat bisa dipakai lagi.

Hap hap

Justru karena waktu kecil Saya Alhamdulillah serba dibatasi (kembali karena ekonomi) sehingga saat Saya punya anak kecil Saya ga mau banyak membatasi, justru Saya fasilitasi sampai-sampai Emaknya yang pengen beli sebetulnya (tanpa anak minta).  Saya pikir jika semuanya dilengkapi misalnya bola mulai bola bekel, bola kasti, bola basket, bola memantul, bola sepak, bola volley, bola golf anak-anak takkan meminta lainnya. Ternyata Saya keliru, tetap saja ada yang kurang ya dan diminta anaknya, hahaha…manusia niih ampun.

Nah sebenernya Saya paling kurang sreg dengan permainan yang berbayar seperti ini. Saya lebih suka beli barangnya langsung agar bisa dipakai ulang, jika sudah tak terpakaikan bisa untuk orang lain tapi dengan memiliki sendiri jadi puaskan? itu maksudnya. Tapi kembali pada keinginan anak-anak, selama masih dalam batas normal dan tak berlebihan sih tak ada salahnya deh toh ga tiap hari ya. Ga mungkin juga Saya beli balon loncat  yang sebesar itu, ga muat halamannya, hahaha sempet dulu beli kursi bola memantul saja hanya bertahan 2 bulan selanjutnya K.O deh, bocor ga bisa ditambal pula.

Eh manfaat yang didapat apa nih bermain balon loncat seperti ini? selain menguatkan stamina, jantung juga berperan loh karena anak menjadi kontrol emosi dan situasi, tentunya anak-anak jadi suka main diluar lihat saja tawa lepasnya saat bermain ini ga brenti-brenti hihihi….konon mencegah osteoporosis juga jika dilakukan secara rutin ya karena saat melompat tegakkan badannya, ih asyik ya jadi pengen ikutan Emaknya. Nah bagi yang memiliki anak hyperaktif  bagus sekali permainan ini karena minimalkan energi mereka akan terkuras sehingga untuk bermain fisik lainnya sudah merasa lelah bukan? namun jika anak Kita normal saja tak ada salahnya juga bermain balon loncat ini, hitung-hitung   belajar  mengenal lingkungan (berteman) dan berolahraga (sambil bermain).

Hmm suka duka banyak anak, nikmati saja! 😀





Komentar dan Tanggapan: