#PrayForKelud

Semalam saya sudah tertidur pulas, bahkan sangat pulas saking pulasnya sampai ketinggalan berita bahwa Gunung Kelud Meletus. Alhamdulillah paginya masih diberikan nafas untuk menghela udara yang rasanya dingin sekali. Ternyata memang ada yang berbeda, Subhanallah…bencana itu selalu ada kapanpun dimanapun, siapkah kita menghadapinya? ini yang menjadi PR kita bersama.

Sisulung tetap sekolah seperti biasa walaupun hujan gerimis masih turun hingga detik ini dan hujan tersebut meninggalkan abu yang tak banyak namun tampak jelas. Sedangkan adiknyapun tetap semangat sekolah TK, sayangnya begitu sampai disekolah tak ada satu temanpun yang datang sehingga sekolah diliburkan. Saya menatap anak saya yang begitu semangat bersekolah walau cuaca sedang tak menentu, hujan abu disertai petir yang bersahutan (saat itu).

Bagaimana dengan di Kediri? hujan kerikil dan hujan pasir yang  deras melanda dikawasan tersebut sejak semalam. Tak terbayangkan jika cuaca menjadi gelap hingga jarak pandangpun dekat dan dampak tersebut tentunya menyebar keberbagai wilayah terdekat. Akibatnya? aktifitas pagi ini banyak yang terhenti karena kondisi memang tak memungkiri.  Daerah Saya saja yang terbilang  jauh (tetangga propinsi) dari Kediri masih kebagian hujan abu seperti gambar dibawah ini :

hujan abu

Lalu bagaimana dengan kita, apa yang bisa kita lakukan untuk saudara-saudara kita disana? Berdoa…yah minimal itu yang bisa kita lakukan, agar musibah ini segera berlalu dan semua masyarakat bangkit menuju perbaikan terutama perbaikan diri. Perbaikan diri??? tentu saja tak layak kita mengeluh atas semua kejadian yang menimpa dalam bentuk/ fenomana apapun karena itu adalah reaksi alam akibat kelalaian kita sebagai penghuni alam ini. Jika menganggap ini adalah takdir, lalu sudah siapkah Kita menghadapi hari akhir?

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun “Semua datang dari Allah dan akan kembali pada Nya”

Menariknya lagi dari peristiwa ini adalah sebuah copas dari status teman saya sbb :

COPAS….
Meletusnya G. Kelud tertulis jelas di Al-Quran.

– Tanggal 13 Bulan 2 (Surat 13 ayat 2):

“Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. ALLAH MENGATUR URUSAN (Makhluk-Nya), MENJELASKAN TANDA-TANDA (Kebesaran-Nya) , supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.”

– Meletus Jam 22:49, 22:50 (Surat 22:49-50) :
Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya Aku adalah seorang PEMBERI PERINGATAN YANG NYATA kepadamu.” Maka ORANG-ORANG YANG BERIMAN DAN BERAMAL SALEH, BAGI MEREKA AMPUNAN DAN REZKI YANG MULIA.

– Tahun 2014 (Surat 20:14) :
“Sesungguhnya Aku ini adalah ALLAH, tidak ada Tuhan (yang hak) selain
Aku, Maka SEMBAHLAH AKU dan DIRIKANLAH SHALAT untuk MENGINGAT AKU.”

—- SUBHANALLAH —-

Inilah peringatan yang NYATA dari ALLAH SWT.

– 13 Februari 2014 –
22:49 WIB –


Komentar dan Tanggapan: