IBU, Cinta Tanpa Akhir

Semangat pagi Ibu-Ibu Indonesia, Emak-Emak hebat nusantara,Mbok-Mbok kereeeen dan para Bunda tercinta “Selamat Hari Ibu”. Yeay…!!! bawa umbul-umbul berasa mau demo. 😛 Aih tapi kenapa hari ibu di Indonesia diperingatinya setiap tanggal 22 Desember yah? padahal di Amerika dan lebih dari 75 negara  umumnya diperingati setiap minggu kedua bulan Mei  yang kita kenal dengan istilah Mothers Day. Sedangkan di beberapa bagian Timur Tengah dan Eropa dikenal dengan istilah Womens Day  yang diperingati setiap tanggal 8 Maret. Keren dong negara kita karena berbeda sendiri, hihihi sekali-kali harus keren dong! Jangan cuma korupsinya doang yang keren. 😛

Indonesia memperingatinya setiap tanggal 22 Desember karena  pada tanggal tersebut sejarahnya diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia di Jogyakarta sehingga dikenang sebagai tonggak sejarah perjuangan Indonesia. Tanggal berapapun peringatannya sih tak masalah toh intinya hanya satu yaitu sebuah peringatan untuk Ibu.
Bagi saya sendiri hari ibu ya setiap hari yaitu dari tanggal 22 Desember sampai 21 Desember, tak ada yang bisa menggantikan posisi Ibu siapapun orangnya. Termasuk ketika saya pernah menghadapi kenyataan memiliki ibu baru (karena bapak nikah lagi) namun dihati saya ibu hanyalah Beliau yang melahirkan dan membesarkan saya dengan segala suka dan dukanya.

Love U Mom

Saat bersama ibu, serasa masih jadi anak bungsu (pdhl uda punya anak 3) 😀

Pasca menikah, sayapun memiliki ibu baru yaitu ibu mertua namun tetap saja rasanya beda walaupun kasih sayangnya sama. Terhadap ibu kandung sendiri apapun menjadi terbuka, tak ada rasa ‘rikuh’ sedikitpun karena baik buruknya kita,  ibu kandung lebih tahu. Kalau ibu mertua tak sejauh itu, namun tetap saja kita harus menghormati mereka. Sayangnya ibu jauh diluar kota, sehingga rasa sayang itu semakin bermakna melalui doa yang selalu dipanjatkan setiap waktu (terutama saat Sholat). Ssst tadi malem saya juga bikin puisi loh disini, karena saking kangennya sama Ibu. : (

Saat  bersamanya, saya selalu ingin membahagiakannya sampai saya tak tega jika dirinya mengetahui ketidakberadaan saya. Karena dulu juga seperti itu, untuk melengkapi kebutuhan saya, ibu sampai berhutang kesana-kemari agar anak-anaknya tak menderita. Terkadang perhatian berlebih seorang ibu hingga nyawapun dipertaruhkannya dirinya rela. Ah, saya jadi meleleh jika mengingatnya. Sudaahlah Maak, karena diceritakanpun takkan pernah ada akhirnya. Yang terpenting selalu berdoa yang terbaik untuknya, baik yang masih ada didunia maupun yang sudah berada dialam lain. Karena salah satu doa yang dapat membantu meringankan beban dosa di Yaumil Hisab adalah doa anak yang sholeh.  So, mari kita didik anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah ya Maak untuk melindungi diri kita sendiri di hari akhir nanti  dan kitapun semoga selalu berjuang menjadi pribadi yang baik (sholeh) agar orang tua kita tak hanya berbahagia saat didunia saja namun juga diakhirat kelak. aamiin…

Foto terbaru  yang membuat saya terharu (makanya langsung buat PP di FB) :P

Foto terbaru yang membuat saya terharu (makanya langsung buat PP di FB) 😛

Selamat hari Emaak, untuk semua Emak Hebat di Bumi Nusantara!!!


Komentar dan Tanggapan: