Asiknya Melibatkan Anak Membuat Bento, Penuh Antusias!

Bunda sudah sarapan belum pagi ini? Jangan sepelekan sarapan pagi ya Bund, karena selain dapat memberikan energi hingga siang harinya, sarapan  juga dapat meningkatkan kosentrasi loh. Bahkan saya pernah baca hasil penelitian dari Harvard bahwa wanita yang melewatkan sarapan lebih beresiko terkena diabetes tipe 2 dibandingkan wanita yang rajin sarapan. Nah kalau Bundanya saja tidak mencontohkan anaknya untuk sarapan, bagaimana anak mau sarapan?

Kadang memang ada beberapa anak yang sulit untuk sarapan, sekalinya  mau sarapan harus disuapin. Sesekali mungkin tak mengapa, namun jika ketergantungan bagaimana ya? apalagi jika melihat usia anak yang sudah makin besar. Antisipasi saja Bunda salah satunya dengan menanyakan anak mau makan dengan apa? jika pilihannya hanya menu yang itu-itu saja, tak ada salahnya libatkan membuat Bento.

Yups…pengalaman saya mengatakan demikian, karena sisulung Alyssa (8th) hanya suka sarapan dengan telur mata sapi. Jikapun  ada tambahan menu lain terutama sayur dan ikan dirinya tak menolak, hanya saja minta disuapin. Hihihi. Kalau disuapin bagaimana nasib dapur yang berantakan selepas masak ya? belum pekerjaan pagi lainnya yang memang menumpuk. Hingga tak salah jika ada istilah aktifitas terpadat seorang ibu adalah dipagi hari.

Tak boleh kehilangan ide, walaupun agak sedikit merepotkan sayapun berencana membuat Bento untuk bekal makan siang si sulung disekolah. Walaupun disekolah ada jasa katering, si sulung lebih memilih membawa bekal dari rumah karena katanya masakan Bunda lebih enak dan lebih banyak variantnya. Saya setuju saja, toh dengan membawa bekal sendiri makananpun lebih terkontrol, termasuk habis atau tidak ya makan siangnya? nah kalau bawa bekal sendirikan jadi tahu makanya habis atau tidak. Yang terpenting jangan lupa siapkan dalam wadah yang berkualitas nan food grade ya Bund, agar kesempurnaan masakanpun tetap terjaga hingga si kecilpun tetap tertarik untuk mengkonsumsinya.

bentonulisinKalau menurut si sulung Bento yang dibuatnya ini adalah Bento uduk jagung  yang lagi demam, tapi tetap semangat untuk sekolah. Hihihi, ada-ada saja ya masa Bento demam. Adapun bahan-bahan dan cara pembuatannya adalah :

# Nasi uduk digoreng sebentar menggunakan margarin dan pipilan jagung manis rebus (agar gurih ditambahkan sedikit penyedap), lalu dikepal untuk membuat kepala.

# 2 slubung sosis goreng, masing-masing potong 3 bagian, kerat lalu goreng, sisihkan dan jadikan kuping. Ini karena sisulung ikut terlibat jadi kupingnya agak aneh yah. 😀

# 1 bh telur mata sapi potong kotak, lalu bagi dua bentuk segitiga
Tempatkan diatas kening sebagai lap basah, pengompres demam 😛

#Potongan timun hijau untuk menutupi rambutnya  agar lekas sembuh, karena kandungan vitamin C yang ada dalam buah timun kan bersifat mendinginkan. 😀

#Untuk mata dari biji asam merah, karena ga punya stok daun nori.

#Hidungnya dari irisan wortel.

# Mulutnya dari potongan kacang panjang.

#Badannya dari jagung manis yang dikukus, belah dua memanjang.

# Tangannya dari irisan kol tipis, dan entahlah mengapa disiram sedikit sambal begitu ya hihihi. Kata sisulung enaknya makan kol ya sama sambalnya Bunda yang ga pedes. 😀

Tuh mudah sekali bukan, itu bento perdana yang melibatkan si KK walaupun sederhana namun ketika membuat dirinya sangat antusias menatanya step by step. Walau ada sedikit kekurangan, pelan-pelan saja katakan kalau ini kurang pas jika dirinya tetap bersikeras ya biarkan saja toh bagus atau jelek sekalipun hasilnya yang terpenting adalah proses keterlibatannya sehingga dirinya tahu bahwa untuk sekali makan saja ternyata berproses (membutuhkan waktu yang tak sebentar). Dengan begitu harapannya anakpun akan lebih menghargai waktu dan menghargai hasil (sebuah karya).

Sayapun dapat memprediksi, sepulang sekolah membawa si bento  dirinya terlihat riang dan berkata : “Habis Bunda…! temen-temen pada ikutan nyicipin Bento KK sampai sambal dan lalapnyapun pada suka. Besok bikin lagi ya…! “ Sayapun hanya tersenyum dan menjawab, tapi KK janji kalau sarapan harus makan sendiri, dihabiskan dan tak terlalu lama yah kan biar bisa bantu berkreasi Bento lagi. Dirinyapun mengangguk cepat sembari bergegas ke kamar mandi.


Komentar dan Tanggapan: