8 Tips Mengurangi Kegaduhan Anak-Anak

Sebagai ibu yang memilih bekerja dirumah menjadi ibu rumah tangga tentunya lebih banyak waktu luang saya miliki untuk keluarga tercinta. Terutama untuk 3A, sebutan untuk 3 putriku Alyssa (8th), Aqeela(5th)  & Aisha (3th). Bagi Saya mereka adalah harta berharga yang paling bernilai yang dititipkan Allah SWT pada Kami (saya dan suami). Repotnya memang tak terbayang jika sudah berkumpul bersama bersama mereka, ada saja ulahnya! Mulai dari berantem, berebut, dan saling meledek sudah menjadi santapan harian telinga Saya yang mau tidak mau harus Saya nikmati saja agar tak menjadi beban dipundak. 😛

Aih rebutan apaan sih ... :D

Aih rebutan apaan sih … 😀

Ternyata dengan menikmati keributan tersebut Saya pun  pada akhirnya memiliki tips jitu untuk menengahi kejadian yang tidak dinginkan agar tak terulang lagi atau paling tidak meminimalisasi keributan kecil tersebut.


Berikut Tips Mengurangi Kegaduhan (Pertengkaran)  Adik – Kakak :

(1)   Ketika si adik minta dibelikan es krim, tawarkan juga kakanya dengan rasa favoritnya sembari di himbau agar masing-masing bertanggung jawab dengan pilihannya sendiri.

(2)   Biasakan meminta izin ketika hendak meminta atau mengambil sesuatu kepada sipemilik barang sehingga si pemilik tidak merasa kehilangan.

(3)   Beri pujian yang sama ketika si Kaka atau adik melakukan prestasi, seperti : “siapa dulu adiknya… kan sama pintarnya…sama hebatnya “.

(4)   Biasakan meminta maaf ketika melakukan kesalahan baik disengaja ataupun tidak. Sebaik-baik kesalahan adalah mau memaafkan, tanpa membalas (serangan fisik misalnya).

(5)   Biasakan juga berterima kasih ketika dibantu atau bahkan membantu. Selain terdengar enak ditelinga, enak juga dilihatnya bukan? akuuur. 😀

(6)   Laksanakan pembagian tugas ringan agar anak-anak belajar membantu orang tua, walaupun ujung-ujungnya bermain namun tak masalah karena dunia anak memang dunia bermain. Tak perlu banyak batasan yang penting tetap sudah memberi contoh dan arahan yang jelas sebelumnya. Jika masih salah juga, ulangi lagi ayo semangat…!

(7)   Efektifkan waktu belajar bersama, sehabis Isya misalnya ketika si Kaka menulis atau mengerjakan PR, adikpun beri sarana untuk berkreasi walau hanya dengan selembar kertas kosong atau buku mewarnai. Sehingga  ketika si Kaka belajar, menjadi tak terganggu karena  masing-masing sama-sama sibuk dan menyibukkan diri.

(8)   Berikan hukuman mendidik (jika anak terbukti melanggar), tak melulu harus si Kakak yang dikenai sanksi tapi adik juga harus diberi pengertian jika terbukti perbuatannya salah. Hukuman mendidik contohnya :  menyapu halaman, lompat 10x, menulis surat dll.

8 tips diatas setelah Saya terapkan, terbukti mengurangi tingkat keributan anak-anak, harapannya agar kehangatan keluarga tercipta dan hubungan antara adik dan kaka makin harmonis. Semoga dapat membantu para keluarga besar lainnya yang memiliki permasalahan yang sama. Yang terpenting jangan terlalu mempermasalahkan hal yang sama dan terus berulang namun belajar bagaimana cara menguranginya, karena untuk menghentikan rasanya tak mungkin. Namanya juga anak-anak ya Mam…ada kalanya damai ada kalanya ramai, nikmati saja keadaannya.

 


Komentar dan Tanggapan: