Ngejuice Yuuk…! (Saat Anak Sulit Makan Buah)

Hampir setiap hari sepulang sekolah ada saja yang merengek “Bunda .. beli jus…!” saya sendiri kebetulan sukaaa dengan minuman sari buah tersebut. Sayangnya tidak setiap hari saya bikin jus sendiri,  karena belum sempat di jus saja sudah habis, hahaha.  Entahlah ada apa dengan Alysaa, Aqeela & Aisha (3A) setiap buah-buahan yang saya sajikan tak pernah lama-lama dilahapnya. Alhamdulillah sih satu sisi jadi tak pernah sakit, sisi lain sangat menguras budget hihihi. Harga buah rasanya tak pernah bersahabat (kecuali pepaya) mengapa ya? Herannya buah impor juga lebih murah pula harganya dibanding lokal. Saya sendiri dalam membeli buah  gimana lembaran didompet saja J dan tentunya tergantung jenis buah yang saya sukai. Biasanya tak jauh –jauh dari pisang, jeruk, salak, semangka, melon, belimbing, anggur, pir, pepaya, mangga dan apel.  Sedangkan buah-buahan yang saya pilih ketika membuat jus sendiri atau bahkan jika beli tak jauh-jauh pilihan saya adalah buah-buahan yang ribed dikonsumsi,  sulit ditemui dan alasan lain yang harganya tinggi seperti alpukat, bit, naga, durian, jambu merah, dan sirsak.

Cemilan istimewa kita niih

Cemilan istimewa kita niih

Karena hampir setiap hari beli jus karena kebetulan tempatnya dekat sekolah baik si sekolah si KK (selalu melewati) apalagi sekolah adeknya (lebih dekat lagi). Jadi dipastikan sangat jarang sekali saya membuat jus sendiri dirumah. Sayangnya beda toko buah, beda rasa dan beda pula harganya. Saya pernah shock ketika melihat langsung buah yang dijus tersebut ternyata hanya ¼ bagian sibuah. Pantas saja tak ada rasanya, hanya manis dan manisnya itupun dari gula pasir dan  sirup. Owalaah…gimana iniiih, hampir setiap hari sudah berlangganan walau beda toko buah namun packing nya sama. Sepertinya packing ini pula yang membuat 3A tergila-gila dengan si jus karena karakternya Angry Birds bo! Hahahha. *TepokJidat*

Ketauan anak 3 belinya 3, emaknya ngalah :p

Ketauan anak 3 belinya 3, emaknya ngalah

Saya memilih jus dibanding es/ minuman dingin lainnya karena kaya nutrisi dari berbagai buahnya tersebut, ya saya pikir daripada minuman lain yang mengandung pengawet, pewarna atau bahkan pengental, prefer jus nya dong. Walau anak-anak sesekali tetep minum pula minuman bebas merk tersebut (tapi saya jarang sekali sengaja membelinya, kecuali mereka jajan sendiri karena ikutan temennya atau snack dari bingkisan ultah).

Enaknya jus itu dapat dengan mudah dikonsumsi apalagi kalau pas lagi sariawan, karena ga perlu ngunyah. Sayangnya jus yang kita beli itu buahnya dikit, kalau mau banyak ya jus sendiri dong hihihi. Jadi lebih banyak rasa manis dari si gula tambahannya bukan manis alami dari si buahnya itu sendiri. Selama dalam sehari hanya habis segelas jus saja sih its okey… tapi kalau udah bergelas-gelas, mending bikin sendiri deh dan ga usah pake gula. Tau sendiri kalau kebanyakan gula bisa diabetes, obesitas, dll, jangan sampai dong bikin ngeri and worried keluarga tercinta.

Kalau pilihannya mau buah atau jus? Ya saya  jelas prefer makan buahnya langsung kalau lagi sehat (biar makin sehat), karena jelas kandungan vitaminnya apalagi kalau buahnya ditanam organik, nyess banget khasiatnya.  Baru deh second choice di jus bolehlah (apalagi pas lagi kurang fit males ngunyah-ngunyah :) ,  home made apalagi …. boleh pula yang tinggal beli model angry birds ini (lah saban hari lewat jadi kaya bayar pajak aja untungnya terselamatkan sih kalau pas hujan, kan ga serru dingin-dingin minumnya jus seger).  Finally, makan buah itu tak pernah ada ruginya, jadi kalau ingin anak-anak kita akrab dengan buah hayuuuh disajikan sebanyak-banyaknya dengan segala variantnya. Sehatnya segar! ga perlu takut gemuk, BAB pun lancar sakit-sakit dijamin berkurang. 


Komentar dan Tanggapan: