Menjernihkan Pemikiran Berteman

Ini sebetulnya lagi curhat pertemanan baik didunia maya maupun dunia nyata. Sekaligus mencoba sedikit membantu seorang teman yang sedang bermasalah dengan teman dekatnya (sesama jenis dong).  Pernah dong ngerasain namanya bete, kepo, bin gemesnya ga ketulungan, dengan seorang teman?! hihihi, pastinya iyalah namanya juga manusia sudah lumrah diberi perasaan seperti itu. Apalagi namanya wanita, mahluk super sensitif yang diciptakan oleh Nya. Bedanya ada yang frontal langsung nyinyir kalau ga suka sama si A, si B, si C ada yang diempet dihati, ada yang cuek bebek ada pula yang stay cool (seolah ga merasakan apapun dan ga ada kejadian apa-apa) *ups!  :p

Bersama sahabat baik, hahhaha disensor tuh bawaanya pake love :D

Bersama sahabat baik, hahhaha disensor tuh bawaanya pake love :D

Padahal sensitive yang baik itu ya ketika bisa memiliki rasa empati yang tinggi, jadi pas temen lagi happy ikutan happy……lg sedih ikut merasakan kesedihan bukan malah dongkol melulu. Liat si A menang mulu ngamuk-ngamuk, negative think terus … bukan malah koreksi kesalahan dimana, kalau memang kesalahan ada di si A atau empet liatnya (karena dia lagi dia lagi) ya ga usah ikutan kontes yang si A ikutin dong, daripada entar makan hati mulu karena ga bakal menang eheheheh.  Berarti hati kita yang perlu diwaspadai, ada apa antara si hati ini?

Belajar dari pengalaman masa lalu ketika saya pernah sewot dengan sebagian orang trus saya tulis status kegalauan tersebut, ujung-ujungnya malah banyak pihak yang merasa tersindir, hedeuh! padahal maksud hati bukan begitu malah jadinya beginih. Hahahha. Tapi karena saya tipikal orang yang tak suka menyebarkan kegaduhan ya saya deleted sajah status tersebut, saya memang akui saat itu saya memang sedang emosi. Namanya emosikan syaithon yang happy..! walau menurut saya status tersebut biasa saja tak menyulutkan emosi, namun faktanya banyak yang tersulut alias tersindir dengan status tersebut whaaaaaa ya mending intropeksi (ngalah), keep sillence n peace…! 😉

Jujur berteman itu ibarat menu makanan, mana yang kita suka ya kita kunyah. Bahkan tanpa kita sadari kita menjadi bagian dari karakter teman yang kita sukai tersebut. Jadi kalau tak ingin berteman dengan orang-orang yang ‘aneh’ kenapa tak menghindarinya saja, bila sudah klimaks  ya un friend  beres kan! Saya termasuk yang tak sungkan-sungkan meng un friend teman, termasuk menambahkan bahkan mengikuti teman-teman yang dirasa memiliki potensi yang baik (super) jika saya ikuti/ berteman dengan nya. Walau kadang saya sendiri masih dihinggapi rasa ga enak kalau ingin menjauh dari si B misalnya, habisnya statusnya ngomel melulu. Hihihihi…..

Antara Kau & Aku ……..
Memang apa yang terjadi? banyak kejadian yang tak pernah kita ketahui sebelumnya. pernah merasa dicuekin sama si A? si B? si C? koreksi dulu saja apa yang pernah dilakukan terhadap mereka sehingga mereka menjauh. Jika aku baik-baik saja artinya si A, B, C pun juga sebetulnya baik-baik juga ko… jadi permasalahan ada pada pemikiran kita yang selalu mempermasalahkan hal yang sebetulnya bukan masalah. Lah emang kita maunya yang diperhatiin mulu gitu ya? beuuu….jadi artis sonoh. Hihihihi.

Tipikal teman (terutama di dumay) tuh ada yang sukanya bikin status mulu, komentar mulu ada pula yang diem cuma ngelike tok, ada pula yang baca sana sini tapi ga meninggalkan jejak apapun. Termasuk kaya di blog inih, serru ajah jadi ketauankan berapa yang baca tulisan kita walau tak semuanya tak meninggalkan jejak itu tadi. Alasannya? bisa jadi karena ga penting,  karena ga akrab, karena menuhin notif,  bisa jadi karena jaim. Emang ada ya ga comment karena jaim yaks? buanyakkkkk.  :mrgreen:

Jadi inti tulisan ini, ya cukuplah sampai disini pemikiran-pemikiran yang saling mencela, menjatuhkan, menghasut, menduga-duga dan sebangsanya. Jadikan cara pandang yang positive ketika melihat status teman,  bahkan kalau bisa tiru yang baik-baiknya saja. Tak sedikit loh beberapa teman yang menjadi inspirasi saya, dan biasanya saya tandai teman-teman jenis ini karena rugi rasanyaa jika tak membaca statusnya itu, ah siapa ya kira-kira yang saya kagumi tersebut? *uhuk*

Say thanks buat teman terbaik, yang selalu memberi saya inspirasi luar biasa dalam berkarya. Jiah gayanya emak-emak berkarya! Hahaha. Lah bikin status atau curhat seperti ini juga namanya karya toh? ga sekedar ngasilin masakan pengundang laper atau hadiah mencengangkan sampai semua orang bilang WOW! eh, siaapa siapa emang tuh yang suka pamer hadiah…hah?! yang lagi nulis ini juga yaks xixixi. Pikiran dibersihin dari yang kotor-kotor ah, disapu hayuuu karena namanya hadiah memang ada bbrp FP yang memang harus melaporkan hadiah jika sudah sampai. Selain untuk mengabari teman sesama pemenang , alasan lain untuk motivasi diri tentunya. Tapi ah sudahlah karena motivasi masing-masing orangkan berbeda yang terpenting jangan jadikan alasan apapun untuk mengotori hati jika ingin memiliki jiwa yang sehat. Setuju 😉

Mari jadikan hari ini luar biasa dengan karya kita!
Wanita karir jangan lupa keluarga, karena sejatinya wanita hebat adalah wanita yang dapat membahagiakan keluarganya (krn kebahagiaan tak melulu diukur dengan materi). Sedangkan untuk Ibu-ibu RT (toss dulu) Haloooooooooo…………!!! tetap semangat berkarir dalam rumah tangga, yakinlah kalian semua hebat……!!!  (Sssst, jangan mau jadi ibu RT biasa, jadilaah ibu RT yang luar biasa — minimal bagi anak-anak tercinta).

Ganbatte!!!





Komentar dan Tanggapan: