Ceritaku Bersama Maxim

#Ceritaku Bersama Maxim

Ibu mana yang tak mengenal Maxim? Saya rasa semua ibu mengenal produk Maxim (baik ibu rumah tangga ataupun bukan). Mengenal belum tentu memiliki, yah karena brand yang sudah begitu familiar dengan non stick (anti lengketnya) memang hanya tersedia di toko tertentu. Jadi jangan heran kalau tinggalnya jauh dari perkotaan sulit mendapatkan produk-produknya. Saya sendiri pertama kali menggunakan produk Maxim pasca berumah tangga yaitu jenis fry pan, itupun saya bawa dari rumah ibu. Maklum diawal pernikahan, kesan  manja itu masih ada sehingga ketika saya main kerumah ibu trus ada barang yang saya suka biasanya saya bawa saja atas persetujuan ibu, hehe…dan  juga sebaliknya jadi bukan hanya saya yang suka iseng mboyong barang kesukaan ternyata ibu saya juga sama loh.


Pada saat itu saya terkesima dengan kehebatan Maxim Fry Pan yaitu  saya dapat membuat telur mata sapi tanpa minyak, dan hasilnyapun tetap cantik. Selanjutnya sayapun tertarik dengan pancinya karena tutup atasnya bening, pegangannya kokoh dan covernya menarik (berwarna). Di awal berumah tangga barang-barang tersebut benar-benar membantu saya di dapur sampai-sampai cuci kering pakai, cuci kering pakai dan begitulah seterusnya.

Alhamdulillah si panci berdiameter 20 cm tersebut sudah 10 tahun menemani saya dari menikah hingga memiliki 3 anak kini. Terbukti masih awet saja dan masih sering saya pakai hingga kini, walaupun warna cover sudah terlihat memudar. Sedangkan mini frypan nya sudah beralih menjadi milik putri saya untuk bermain masak-masakan dengan api dari kayu bakar.  Untuk itulah saya mencoba mengikuti sharing ini karena siapa tau frypan panda impian bisa menjadi milik saya secara gratis (kebetulan belum punya juga). ^_^

Yah dari ketiga panci Maxim yang saya miliki yang paling berkesan tentulah yang paling lama (walaupun yg versi quatro yang paling hebat), karena panci tersebut pernah pula saya tinggal pengajian dengan kondisi kompor menyala dan air didalamnya sampai habis (untung hanya memasak air saja). Belajar dari pengalaman tersebut  saya harus lebih waspada ketika hendak keluar meninggalkan rumah, harus cek semua perlatan yang masih menyala. Untung saya pakai Maxim, air sampai habis sekalipun kondisi si panci ya baik-baik saja tak terlihat gosong sedikitpun, hebat sekali Maxim! Kalau sudah merasakan kehebatannya, rasanya menjadi sulit berpaling darinya.
Saran Saya untuk kualitas Maxim selanjutnya : Perluas lagi distribusinya dan perbanyak lagi inovasi dan promo menariknya,  agar makin banyak konsumen yang loyal terhadap Maxim karena kehandalan produknya yang terbukti unggul!

 





Komentar dan Tanggapan: