Belajar Dari Diponegoro


Hal yg perlu diteladani dari Pangeran yang bernama asli Mustahar ini adalah :


BERANI 
– Jiwa pemberaninya dalam menentang ketidak adilan para penjajah (Belanda) thd warga pribumi yg trs dieksploitasi. Jiwa pemberani semacam ini tentu saja patut kita i
kuti apapun resikonya yg benar memang hrs ditegakkan, walau byk rintangan menghampiri.Andai saja semua WNI berani spt pahlawan kita satu ini dijamin tak perlu ada KPK dan sejenisnya di negera ini. 

RENDAH HATI
– Kesadaran dirinya yg hanya sbg anak dr seorang selir shg tak mau ktk diangkat raja, krn khawatir menimbulkan polemik. Jaman sekarang sebaliknya asalkan ada keturunan (walau jauh sekalipun) dari orang2 terhormat/ berpangkat mereka bangga bahkan disalahgunakan untuk mempermudah sesuatu dan menguntungkan dirinya sdr ck ck ck.

RELA BERKORBAN
– Saat terjepit dirinya rela menyerahkan diri asalkan anggota laskarnya dilepaskan.Artinya berani berkorban untuk kepentingan orang banyak walau nyawa taruhannya. Sedangkan era sekarang malah sebaliknya, berani mengenyampingkan hajat hidup orang byk demi kepentingan pribadi semata (spt penggusuran rumah2 warga utk pembangunan mall, hotel dll).

Semoga bisa kita teladani semua hal baik dari Beliau utk menata Indonesia agar bs bangkit dan merdeka yang sesungguhnya.

Comment diatas adalah comment saya di FP Suzuki Indonesia yang menjadi pemenang tanggal 19 Agustus 2013, Alhamdulillah lagi-lagi saat menjelang date line selalu ada hokinya memang 😉


Komentar dan Tanggapan: